Arsip Blog

SmartTeen: Bangkitkan Mereka!

Sahabat Shalih dan Shalihah,

Pemuda merupakan generasi harapan bagi dien dan negeri dimana ia tinggal. Bukan menjadi generasi yang akan menyebabkan kerusakan atau bahkan kehancuran suatu negeri dengan ulah perilaku mereka yang tidak sesuai dengan syari’at Allah Ta’ala. Bagi siapapun itu yang peduli akan kebangkitan Islam tentu tidak akan melupakan front yang satu ini. Karena dibarisan inilah semangat perjuangan berkobar dengan membara. Read the rest of this entry

Iklan

Suami Penuh Cinta…

Suami Penuh Cinta…Apabila datang laki-laki (untuk meminang) yang kamu ridhoi agama dan akhlaknya maka nikahkanlah dia, dan bila tidak kamu lakukan akan terjadi fitnah di muka bumidan kerusakan yang besar. (HR. At Tirmidzi dan Ahmad).
Jalan hidup ini, menyadarkanku bahwa sebenarnya kita tengah menjalani takdir-Nya. Bahwa apa dan bagaimanapun rencana tersusun matang, semua tidak akan berlaku tanpa izin dan kehendak-Nya. Seperti yang terjadi padaku… Read the rest of this entry

Lamaran Dari Seorang Bujang Lapuk

Lamaran Dari Seorang Bujang LapukPada tahun 1047 H, ketika melakukan suatu tugas pekerjaan saya bertemu dengan seorang lelaki. Tugas itu memakan waktu lebih dari sebulan.oleh karena itu,terjadilah suatu persahabatan yang akrab diantara kami berdua. Suatu ketika aku bertanya kepadanya, “Temanku yang terhormat,aku tahu kamu belum menikah,padahal umurmu sekarang hampir 40 tahun. Kenapa kamu mesti terlambat menikah. Orang sepertimu pasti mengetahu manfaat-manfaat yang banyak dari menikah..?” Read the rest of this entry

Jangan Hanya Lihat dari Rambut Gondrongnya

Jangan Hanya Lihat dari Rambut Gondrongnya
“Eh, Nak!.. Benar enggak sih dia seorang ustadz?” Seorang ibu yang menghadiri pengajian rutin akhir bulan bertanya pada saya dengan rona wajah yang menunjukkan rasa tak percaya manakala sang MC menyebutkan sebuah nama berikut sekilas biodata yang akan menjadi penceramah pada kesempatan itu di masjid Al-Falah, Berlin.

“Ya benar bu, seperti yang dikatakan MC tadi, dia seorang ustadz,” jawab saya sambil tersenyum memaklumi keheranan sang ibu.

“Apa di Indonesia dia juga suka ngisi ceramah?” ibu tersebut masih sangsi dengan jawaban saya dan kembali bertanya. Read the rest of this entry

IKHWAN APA BAKWAN?!

IKHWAN APA BAKWAN?!

Oh…. Ikhwan
Apa bedanya dengan si Marwan
Si Ali, Paijo atau si Iwan
Oh ternyata cuma sebutan

Oh…. Ikhwan
Walaupun tidak rupawan
Alias modal tampang pas-pasan
Tetep aja tebar senyuman

Oh…. Ikhwan
Gayanya sih bisa ketebak & kelihatan
Jenggot melambai,baju koko & sendal jepit usang
Sesekali komat-kamit sambil jalan Read the rest of this entry