Arsip Blog

4 Tingkatan Sikap Ketika Menghadapi Cobaan

Kali ini penulis akan bawakan tingkatan sikap manusia ketika menghadapi cobaan atau dalam menerima takdir Allah.

1. Marah

Tingkatan yang pertama adalah marah dengan takdir yang Allah berikan. Boleh jadi ia marah dalam hatinya dengan bergumam, boleh jadi ia ucapkan dengan lisannya. Orang yang marah dengan takdir Allah, maka ia dikhawatirkan terjerumus dalam perbuatan kesyirikan dengan sebab ia mencela takdir. Dan marah kepada takdir pada hakikatnya marah kepada Allah. Read the rest of this entry

Iklan

Hadapi, Bukan Hindari

SETIAP manusia tentu akan menemui tantangan kehidupan. Semuanya menghadapi ujian kehidupan. Baik itu yang terasa nikmat maupun yang terasa pedih. Yang terasa nikmat itu salah satunya harta berlebih, dan yang terasa pedih itu salah satunya kekurangan materi.

Ketika tantangan kehidupan itu datang melanda, banyak orang yang terlena dan bahkan menderita. Itu semua terjadi akibat dirinya sendiri yang menjalankan tantangan tersebut. Banyak dari mereka yang tak sanggup untuk melewatinya, hingga memutuskan untuk menghindari tantangan tersebut. Read the rest of this entry

Ketika Harus Melepaskan Cinta.. Apakah Hikmah Disebaliknya?

MelepaskanHidup ini selalu berputar, tak selamanya kita berada dibawah dengan semua kepedihan dan tak selamanya kita diatas dengan segala kesenangan. ALLAH Maha Adil..

Hanya Dia yang Tahu mana yang terbaik untuk hamba Nya..

“Boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak. ( Al-Baqarah 216 )”

Read the rest of this entry

Jangan Takut Lepaskan Dia Pergi & Ikhlaskan Perpisahan Itu

kebahagiaan

Bila lebih banyak kesakitan dan kesedihan yang dia rasa berbanding kebahagiaan, tak salah kalau kita lepaskan dia pergi.

Lepaskan dia terbang bebas mencari kehidupan dan kebahagiaan dia sendiri walaupun bukan bersama kita.

Biarkan mereka pergi bukan bermakna tak ada lagi cinta ataupun sayang.

Menyayangi tidak semestinya memiliki. Kalau betul kita sayangkan seseorang, lepaskan dia pergi untuk cari kebahagiaan walaupun hanya kesakitan yang mampu kita tanggung”

Read the rest of this entry

Muslimah adalah Istri Siaga

Sahabat Muslimah yang Shalihah…
Bagaimana seharusnya yang dilakukan istri saat menyambut kedatangan suami ketika pulang kerumah? Apakah cukup dengan bermuka manis?Ada diantara sekian istri ketika suami datang ternyata istri tidak ada di rumah. Mungkin terjadi karena para istri masih dinas di tempat kerja, di rumah teman atau karena urusan yang lain. Ada pula seorang istri yang ketika suaminya datang ia berada dirumah, namun ia tidak pandai menyambutnya. Tidakmemperhatikan kedatangannya atau acuh tak acuh seolah menganggap hal biasa saja dengan alasan ia masih sibuk dengan urusan rumah atau yang lain. Bahkan ada yang lebih parah lagi ketika suami pulang, sang istri langsung menyambutnya. Namun… dengan wajah cemberut dibarengi dengan kata-kata yang tidak mengenakkan baik keluhan, omelan atau masalah yang membuatnya tertekan. Masya Alloh…….. Jika ini terjadi bisa kebayang, bagaimana perasaan suami. Dikala pulang rasanya ingin melepas lelah dan mengurai kepenatan setelah seharian berjibaku dengan pekerjaan, namun yang didapatkan justru malah mendapatkan tambahan masalah.
Read the rest of this entry