Diposkan pada Akhlaq, Muslimah, Tak Berkategori

Wahai calon imamku Inilah Deskripsi Tentangku

18949507_144009762814011_8056793395240108032_nWahai Calon Imamku
Aku adalah wanita yang kelak kau miliki
Akupula wanita yang kelak akan kau rindukan bukan?

Dan aku juga wanita yang kelak akan berusaha menjadi istri yang mencari ridhomu
sebab surgaku kelak ada pada dirimu imamku

Kau tahu?
Aku adalah wanita yang kelak engkau kasihi
Akupula wanita yang kelak akan engkau tuntun dan kau muliakan Lanjutkan membaca “Wahai calon imamku Inilah Deskripsi Tentangku”

Diposkan pada Muslimah, Nasihat, Tak Berkategori, Tanya Jawab, Ustad Menjawab

Syarat Wanita Bekerja dan Berkarir

Wanita KarirApakah boleh wanita bekerja (menjadi wanita karir) sehingga sering berada di luar rumah?

Yang Lebih Baik Bagi Wanita

Sebelum pertanyaan di atas dijawab, perlu dipahami bahwa sebaik-baik tempat bagi wanita adalah di rumahnya. Inilah yang dipuji dalam berbagai ayat.

وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى

Dan tinggallah kalian di dalam rumah-rumah kalian dan janganlah kalian berdandan sebagaimana dandan ala jahiliah terdahulu.” (QS Al Ahzab: 33). Lanjutkan membaca “Syarat Wanita Bekerja dan Berkarir”

Diposkan pada Muslimah, Tak Berkategori

7 Hal Penting yang Belum Diketahui Wanita Muslimah Mengenai Berhias Diri

nur-aisyah-humairah-budak-comelAda beberapa point penting yang belum diketahui oleh wanita muslimah, bahkan sebagiannya ada yang dilanggar. Berikut hal-hal penting tersebut.

1- Hendaklah setiap wanita memperhatikan “sunnah fitrah” (perintah yang menunjukkan kebersihan diri) seperti memendekkan kuku, menghilangkan bulu ketiak, dan bulu kemaluan. Lanjutkan membaca “7 Hal Penting yang Belum Diketahui Wanita Muslimah Mengenai Berhias Diri”

Diposkan pada Jendela Keluarga, Muslimah

Belajar Membahagiakan Suami

Setiap istri pastilah menghendaki kebahagiaan dalam rumah tangganya. Maka dari itu, timbullah sebuah kewajiban bagi mereka, yaitu tidak hanya melulu menuntut dibahagiakan, tapi juga harus mengerti dan mau belajar tentang bagaimana cara membahagiakan. Hal ini karena sebuah rumah tangga adalah tentang kerjasama serta saling memberi dan menerima.

Menjadi sebaik- baik perhiasan bagi suami

Rasulullah SAW pernah ditanya tentang isteri yang sholihah. Beliau menjawab: Apabila diperintah, ia selalu taat, apabila dipandang ia menyenangkan, dan ia selalu menjaga diri serta harta suami (manakala suaminya tidak ada)” (HR. Nasa`i) Lanjutkan membaca “Belajar Membahagiakan Suami”

Diposkan pada Jendela Keluarga, Muslimah

Ya Akhi, Haruskah Aku yang Meminangmu?

Ya Akhi, Haruskah Aku yang Meminangmu?
 Sobat, jika melihat judul maka apa yang bisa kita simpulkan? Ya, betul.. ini adalah untaian kata hati yang ingin disampaikan oleh seorang muslimah, seorang akhwat untuk seorang ikhwan, yang ia dambakan kelak akan menjadi qiyadahnya. Namun yang sering terjadi adalah seperti kisah ini,

***

Kisah ini terjadi di beijing Cina, seorang gadis bernama Yo Yi Mei memiliki cinta terpendam terhadap teman karibnya di masa sekolah. Namun ia tidak pernah mengungkapkannya, ia hanya selalu menyimpan di dalam hati dan berharap temannya bisa mengetahuinya sendiri. Tapi sayang temannya tak pernah mengetahuinya, hanya menganggapnya sebagai sahabat, tak lebih. Lanjutkan membaca “Ya Akhi, Haruskah Aku yang Meminangmu?”

Diposkan pada Al Islam, Jendela Keluarga, Muslimah

Istri Shalihah untuk Generasi yang Lebih Baik

Seorang lelaki tua terbaring di ranjang, berjuang menahan pedihnya sakaratul maut. Dipandanginya wajah anak-anaknya yang mengelilinginya, sedih menahan tangis. Dengan nafas tersengal sang ayah berkata, “Katakan kepadaku, bukankah aku telah melaksanakan amanah-amanahku sebagai seorang ayah dengan sebaik mungkin?”

“Ya, ayah. Engkau seorang ayah yang baik,” jawab anak-anaknya serentak.

“Aku tidak pernah mengkhianati seorang pun di antara kalian sebelum dan sesudah kalian lahir, bukan?” Lanjutkan membaca “Istri Shalihah untuk Generasi yang Lebih Baik”

Diposkan pada Ikhwan, Jendela Keluarga, Motivasi, Nasihat

Teruntuk Semua Ibu Para Mujahid: Ibu… Anakmu Seorang Mujahid!!


(Arrahmah.com) Bissmillah..pesan berikut ini didedikasikan untuk semua ibu para mujahid, yang disampaikan oleh Abu Ibraheem, berasal dari Jerman,  seorang mujahid Taliban di Waziristan, Uzbekistan, melalui sebuah video yang dirilis oleh Jundullah Media baru-baru ini yang berhasil diterjemahkan oleh Arrahmah.com, semoga pesan-pesan berikut ini dapat membuka hati dan semangat para ibu dan para orangtua umumnya, terkhusus ibunda yang putra putrinya pergi hijrah dan jihad fisabilillah.

  Lanjutkan membaca “Teruntuk Semua Ibu Para Mujahid: Ibu… Anakmu Seorang Mujahid!!”

Diposkan pada Al Islam, Jendela Keluarga, Kesehatan

Hukum Operasi Sesar

Hukum Operasi SesarBanyak alasan seseorang melakukan bedah sesar pada kelahiran bayinya. Bisa karena alasan medis; bayi kembar, bayi terlalu besar, habis ketuban dan lain sebagainya. Atau alasan estetika, agar organ kewanitaan tetap utuh, atau sekadar ingin menentukan tanggal tertentu bagi buah hati.

Motif atau alasan ini akan berpengaruh pada hukum melakukan operasi sesar. Secara definitif, operasi Sesar(Jirahah al-Wiladah)adalah operasi yang bertujuan mengeluarkan bayi dari perut ibu, baik itu terjadi sebelum atau setelah sempurnanya bentuk bayi.(Dr. Muhammad al-Mukhtar asy-Syinqiti, Ahkam al-Jirahiyah ath-Thibiyah, hlm: 154).Dari segi teknis, operasi sesar adalah proses mengeluarkan janin dengan cara mengiris dinding perut, tentunya dengan metode sesuai ilmu medis. Lanjutkan membaca “Hukum Operasi Sesar”

Diposkan pada Akhlaq, Al Islam, Jendela Keluarga, Motivasi, Muslimah

Mengapa Aku Memaafkan Suamiku ?

Saat suamimu berbuat kesalahan, dan itu menyakitimu, dengan sangat, menangislah, jika itu bisa melegakanmu. Jangan paksakan dirimu untuk tetap terlihat tegar, karena kau hanyalah manusia yang juga punya rasa kecewa, marah dan berhak protes atas sikap beliau. Maka biarkan air mata jatuh untuk kelegaan hatimu.

Namun…

Rapuhnya batinmu saat itu sebagai seorang perempuan, jangan sampai menghilangkan ingatanmu, bahwa dalam keadaan sedih dan sekalipun, kau harus tetap mengingat Allah.

Kau memang marah, kau kecewa terhadap beliau, tapi jangan kau menyimpannya terlalu lama sehingga Allah menilaimu sebagai istri yang pendendam dan pemarah. Bayangkan ketika kau mendapat julukan itu dari manusia, betapa keberatannya dirimu. Apalagi jika Allah yang memberikannya untukmu karena sudah tidak adanya kesabaran dari hatimu. Maka memang jika tidak bisa kau hentikan tangismu, tapi kendalikan hatimu untuk segera memaafkannya. Lanjutkan membaca “Mengapa Aku Memaafkan Suamiku ?”

Diposkan pada Al Islam, Jendela Keluarga, Muslimah

Tanda Cinta Dari Sang Terkasih

Setiap pasangan suami istri mendambakan keluarga yang bahagia dan harmonis meskipun masalah dalam rumah tangga tak dipungkiri keberadaannya. Namun adanya komunikasi yang baik antara suami istri dapat memperkecil bahkan meniadakan dampak dari masalah tersebut. Baik pencetus masalahnya dari suami, istri maupun dari luar, insyaallaah masalah akan dapat teratasi dengan adanya keterbukaan satu sama lain.

Bukan bermaksud menjelek-jelekkan pasangan atau menampakkan kekurangan pasangan, namun keterbukaan tersebut bermaksud untuk mencari sebuah solusi. Jika ada yang berpendapat diam lebih baik karenatakutakan menyakiti atau membuat malu pasangan apabila dia bersikap terbuka maka ada baiknya dia melihat pertimbangan lain. Jika memang masalah tersebut bisa teratasi dengan diam, maka tak masalah untuk tidak dikomunikasikan. Namun jika dengan komunikasi akan lebih memberi dampak positif, maka berkomunikasilah karena bersikap terbuka bisa dilakukan dengan cara yang halus tanpa kesan menjelekan atau menyakiti. Cobalah untuk mulai berbicara dengan kata-kata yang lembut. Bisa langsung dengan lisan maupun tulisan. Jika pasangan kita memang ada kekeliruan maka hal itu bisa mengingatkannya dan bahkan bisa membuatnya berubah lebih baik. Lanjutkan membaca “Tanda Cinta Dari Sang Terkasih”