Arsip Blog

Melebihkannya Tidak Membuat Kita Menjadi Fakir

18033892_633036950221078_7790476738137506470_nTadi pagi, diantara beceknya pasar tradisional, aku mengantri untuk dilayani, di tukang ikan.

“Mahal amat, kurangi deh, ikan kayak gini, udah nggak segar,”tawar ibu berambut hasil rebonding itu.

“25ribu itu udah pas Bu, karna udah siang, kalo pagi, nggak kurang dari 30ribu,”jawab ibu penjual ikan. Read the rest of this entry

Iklan

4 Tingkatan Sikap Ketika Menghadapi Cobaan

Kali ini penulis akan bawakan tingkatan sikap manusia ketika menghadapi cobaan atau dalam menerima takdir Allah.

1. Marah

Tingkatan yang pertama adalah marah dengan takdir yang Allah berikan. Boleh jadi ia marah dalam hatinya dengan bergumam, boleh jadi ia ucapkan dengan lisannya. Orang yang marah dengan takdir Allah, maka ia dikhawatirkan terjerumus dalam perbuatan kesyirikan dengan sebab ia mencela takdir. Dan marah kepada takdir pada hakikatnya marah kepada Allah. Read the rest of this entry

Jangan Takut Lepaskan Dia Pergi & Ikhlaskan Perpisahan Itu

kebahagiaan

Bila lebih banyak kesakitan dan kesedihan yang dia rasa berbanding kebahagiaan, tak salah kalau kita lepaskan dia pergi.

Lepaskan dia terbang bebas mencari kehidupan dan kebahagiaan dia sendiri walaupun bukan bersama kita.

Biarkan mereka pergi bukan bermakna tak ada lagi cinta ataupun sayang.

Menyayangi tidak semestinya memiliki. Kalau betul kita sayangkan seseorang, lepaskan dia pergi untuk cari kebahagiaan walaupun hanya kesakitan yang mampu kita tanggung”

Read the rest of this entry

Perbanyaklah Doa Saat Turun Hujan!

Oleh: Badrul TamamAl-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam teruntuk Rasulullah –Shallallahu ‘Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.

Air adalah salah satu nikmat Allah yang sangat agung. Ia menjadi sumber kehidupan manuisa, hewan, dan tumbuhan. Semuanya tidak bisa lepas dari air. Sebagaimana firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala,

وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ أَفَلَا يُؤْمِنُونَ

Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?” (QS. Al-Anbiya’: 30)
Read the rest of this entry

Muslimah adalah Istri Siaga

Sahabat Muslimah yang Shalihah…
Bagaimana seharusnya yang dilakukan istri saat menyambut kedatangan suami ketika pulang kerumah? Apakah cukup dengan bermuka manis?Ada diantara sekian istri ketika suami datang ternyata istri tidak ada di rumah. Mungkin terjadi karena para istri masih dinas di tempat kerja, di rumah teman atau karena urusan yang lain. Ada pula seorang istri yang ketika suaminya datang ia berada dirumah, namun ia tidak pandai menyambutnya. Tidakmemperhatikan kedatangannya atau acuh tak acuh seolah menganggap hal biasa saja dengan alasan ia masih sibuk dengan urusan rumah atau yang lain. Bahkan ada yang lebih parah lagi ketika suami pulang, sang istri langsung menyambutnya. Namun… dengan wajah cemberut dibarengi dengan kata-kata yang tidak mengenakkan baik keluhan, omelan atau masalah yang membuatnya tertekan. Masya Alloh…….. Jika ini terjadi bisa kebayang, bagaimana perasaan suami. Dikala pulang rasanya ingin melepas lelah dan mengurai kepenatan setelah seharian berjibaku dengan pekerjaan, namun yang didapatkan justru malah mendapatkan tambahan masalah.
Read the rest of this entry