Diposkan pada Ikhwan, Jendela Keluarga, Semanis Cinta, Syabab

Suami Penuh Cinta…

Suami Penuh Cinta…Apabila datang laki-laki (untuk meminang) yang kamu ridhoi agama dan akhlaknya maka nikahkanlah dia, dan bila tidak kamu lakukan akan terjadi fitnah di muka bumidan kerusakan yang besar. (HR. At Tirmidzi dan Ahmad).
Jalan hidup ini, menyadarkanku bahwa sebenarnya kita tengah menjalani takdir-Nya. Bahwa apa dan bagaimanapun rencana tersusun matang, semua tidak akan berlaku tanpa izin dan kehendak-Nya. Seperti yang terjadi padaku… Lanjutkan membaca “Suami Penuh Cinta…”
Diposkan pada Ikhwan

Hati Lelaki Ibarat Peti Besi

Hati lelaki seperti peti besi, tempat menyimpan segala masalah. Lelaki lebih memilih bermain dengan fikirannya. Diam adalah cara dia untuk meraba jalan keluar. Masalah yang datang menerjang adalah makanan sehari hari yang harus ditelan.  Air mata lelaki mahal. Tidak mudah menitis walaupun perasaan bingung mengepung jiwanya. Tidak mudah menitis bila panik mencekik. Tapi mungkin  akan menitis perlahan saat menghambat dalam kerinduan. Menyepi dalam kepasrahan. Bertaubat akan jutaan kesalahan yang pernah dilakukan.

Cerita? bila-bila saja. kerana dia hanya akan bercerita bila memang ada peluang penyelesaian masalah dengan orang yang diajak berkongsi. Tidak sembarang orang dapat mendengar luahan hati. Tidak semua orang pula dapat mendengar masalahnya. Maka menyimpan masalah adalah lebih baik, daripada harus terbuka lorong hati sehingga lari kemana mana masalah peribadi. Lanjutkan membaca “Hati Lelaki Ibarat Peti Besi”

Diposkan pada Ikhwan, Nasihat

CURHATAN LAKI-LAKI TENTANG MUSLIMAH BERKERUDUNG

Ini adalah unek-unek saya yang banyak dikecewakan oleh performa para muslimah yang nampak di depan kedua biji mata saya sehari-hari. Di tengah kegembiraan banyak orang yang melihat kerudung pada saat ini menjadi trending fashion banyak muslimah, saya sebenarnya gemas, kecewa, galau dan marah, tapi juga bingung.

Pangkal kekecewaan saya adalah soal kesenjangan antara kerudung dengan gaya hidup mereka. Mengapa banyak muslimah yang berkerudung sekedar puas dengan berkerudung. Seolah-olah kerudung itu sudah babak final dalam penampilan dan lifestyle, kenapa mereka tidak mau meningkatkan kepribadian mereka, pemahaman mereka dan menjaga diri mereka? Kenapa? Kenapa? Please, somebody help me!

Coba, pembaca pikirkan, bagaimana saya tidak bingung melihat seorang muslimah berkerudung tapi body mereka tampak melendung-melendung. Wajah manis berkerudung dalam balutan kemeja ketat yang kancingnya seolah mau meloncat karena ketarik bodi mereka yang sudah baligh, dan panggul ke bawah dililit jeans ketat – malah ada juga yang nekat pake legging (gubraaag) – sehingga ‘aset nasional’ mereka dikibarkan ke mana-mana. Lanjutkan membaca “CURHATAN LAKI-LAKI TENTANG MUSLIMAH BERKERUDUNG”

Diposkan pada Goresan Tangan, Ikhwan, Muslimah

“Mujahidku”

Mujahidku…

Bisa jadi aku tidak mengenalmu sebelumnya, walaupun itu sekedar nama. Aku tak tahu siapa dirimu, dari mana asalamu, seperti apa wajahmu, seperti apa suaramu.. Oh Mujahidku..aku hanya berharap kepada Alloh saja, Agar IA menjagamu, dari godaan – godaan setan, semoga Alloh menjaga “Iffah”mu.

Mujahidku….ku ingin suatu saat nanti.. kita dipertemukan disaat yang tepat, disaat kita benar – benar saling dipertemukan. Lanjutkan membaca ““Mujahidku””

Diposkan pada Ikhwan

Antara Sebaik-baik Perhiasan dan Fitnah Paling Berbahaya Atas Kaum Pria

Oleh : Ustadz Marwan

Suatu perkara yang dimaklumi, bahwa kehidupan suatu kumpulan masyarakat itu terdiri dari sekumpulan rumah tangga, dan satu rumah tangga itu tentunya terdiri dari individu-individu, sebagaimana suatu bangunan itu tegak adalah terdiri dari pondasi dan bangunan di atasnya. Maka kekuatan suatu bangunan itu adalah tergantung dari kadar kekuatan  pondasi dan bangunan di  atasnya tersebut. Sehingga Nabi shallallahu’alaihi wa sallam menggambarkan sekumpulan dari masyarakat kaum muslimin adalah sebagaimana suatu bangunan yang saling menopang satu dengan yang lain, dan perumpamaan yang lain adalah sebagaimana satu jasad yang seluruh jasad tersebut akan merasakan sakit ketika salah satu anggota badan tersebut tertimpa sakit. Lanjutkan membaca “Antara Sebaik-baik Perhiasan dan Fitnah Paling Berbahaya Atas Kaum Pria”

Diposkan pada Al Islam, Dakwah, Ikhwan, Muslimah

Ikhwan GANTENG, Partner Sejati Akhwat?

Alangkah indahnya Islam. Kedudukan manusia dinilai dari ketaqwaannya, bukan dari gendernya. Ini adalah strata terbuka sehingga siapa saja berpeluang untuk memasuki strata taqwa.

Ikhwan dan akhwat adalah dua makhluk Allah Subhanahu wa Ta’ala yang berbeda. Ikhwan, sebagaimana ia, memang diciptakan lebih dominan rasionalitasnya karena ia adalah pemimpin bagi kaum hawa. Akhwat, sebagaimana ia, memang diciptakan lebih dominan sensitivitas perasaannya karena ia akan menjadi ibu dari anak-anaknya.

“Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. 9: 71) Lanjutkan membaca “Ikhwan GANTENG, Partner Sejati Akhwat?”

Diposkan pada Ikhwan, Kisah Penuh Hikmah

Kisah Pemuda Kasturi “Abu Bakar Al Miski”

Ada seorang pemuda yang menjual kain dari rumah ke rumah. Ia mempunyai susuk tubuh yang tegap dan rupa yang tampan.

Suatu hari ia lewat di jalan-jalan dan seorang wanita telah memanggilnya dan memintanya untuk masuk ke dalam rumah, apabila pemuda itu masuk ke dalam rumah maka wanita itu terus mengunci pintu. Terkejut dengan perbuatan wanita tersebut, pemuda itu mengingatkanya dengan Allah dan azab yang pedih. Lanjutkan membaca “Kisah Pemuda Kasturi “Abu Bakar Al Miski””

Diposkan pada Ikhwan, Syabab

UNTUKMU IKHWAN


Ikhwan.. Oh Ikhwan…

Bismillah…..

Parasmu sungguh rupawan
Sikapmu begitu sopan.
Bikin ukhti pada kagak bisa jaga pandangan.
Tiba-tiba kau bilang cinta padanya wan.
Kau bilang ingin ta’arufan.

Tapi kenapa kau tak bisa menjaga izzah wan.?
Ta’aruf kok sering sms dan telphonan?
Bukan nanyain hal yang darurat malah becanda gak karuan.
Malah bilang sayang sampe mesra kaya udah halal aja Wan. Lanjutkan membaca “UNTUKMU IKHWAN”