Diposkan pada Goresan Tangan, Kisah Penuh Hikmah, Muhasabah

Maafkan Aku Murid-Muridku..

Maafkan Aku Murid-Muridku..

Ilustrasi

Sudah bukan rahasia lagi jika dalam alam kapitalistik ini sistem pendidikan kita tak ubahnya seperti pabrik yang memproduksi sarjana robot yang kelak hanya mampu mengisi kekosongan sekrup-sekrup mesin industri dan sederet infrastruktur pendukungnya. Yang dingin, mati rasa, dan materialistik. Kurikulum yang seharusnya dibuat berdasarkan kondisi murid, namun yang terjadi adalah kebalikannya, kondisi murid yang harus menyesuaikan kurikulum. Bakat, minat, dan kemampuan murid cenderung dipukul rata, seperti mencetak batu bata. Namun, alhamdulillah, selalu ada segaris cahaya perak ditengah kabut yang menyelimuti. Berikut sebuah kisah yang dituturkan seorang praktisi dan konselor pendidikan, Bapak Munif Chatib dalam sebuah seminarnya; Lanjutkan membaca “Maafkan Aku Murid-Muridku..”

Diposkan pada Cerpen, Goresan Tangan

..Ternyata DIA Memang BIDADARI…

bidadari2Bismillahir-Rahmaanir-Rahim …

“Subhanallah… aku tak mengira bahwa kau adalah bidadari yang diturunkan Allah untukku. Allah menurunkanmu bukan untuk kumiliki, tetapi Hari ini ia sengaja datang ke kampus
lebih pagi. Selain karena tak ingin terlambat di kuliah pertama, ia ada janji bertemu dengan Ustdz. Faridz di musholla kampus. Dia tegakkan dua

 rakaat shalat Ta…
hiyatul Masjid, disusul dengan 4 rakaat shalat Dluha. Lalu dia tengadahkan tangan melantunkan doa. Dia menyambung ibadah paginya dengan tilawah tartil sambil menunggu Ustdz. datang. Seorang kawan menghampirinya. Dia tutup tilawahnya setelah menyelesaikan satu pojok.

“Assalamualaikum Akh Ilham…” sapa sang kawan ramah. “Waalikumussalam warahmatullah… apa kabar akhi?” jawabnya sambil tak lupa bertanya kabar.
Lanjutkan membaca “..Ternyata DIA Memang BIDADARI…”

Diposkan pada Goresan Tangan, Indonesia, Palestina

Krisis Gaza: Pemimpin Dan Lidah Yang Kelu (Surat Untuk Presiden)

Assalaamu’alaykum wr wb. 

Wassalamu ‘ala manittaba’al huda, dan keselamatanlah bagi mereka yang mengikuti petunjukKu.
Semoga Allah senantiasa melapangkan segala urusan dan kebaikan disetiap prosesnya. Sholawat serta salam kami curahkan kepada Rosulullah saw, suri tauladan pemimpin Negara terbaik sepanjang masa. Lanjutkan membaca “Krisis Gaza: Pemimpin Dan Lidah Yang Kelu (Surat Untuk Presiden)”

Diposkan pada Goresan Tangan, Ikhwan, Muslimah

“Mujahidku”

Mujahidku…

Bisa jadi aku tidak mengenalmu sebelumnya, walaupun itu sekedar nama. Aku tak tahu siapa dirimu, dari mana asalamu, seperti apa wajahmu, seperti apa suaramu.. Oh Mujahidku..aku hanya berharap kepada Alloh saja, Agar IA menjagamu, dari godaan – godaan setan, semoga Alloh menjaga “Iffah”mu.

Mujahidku….ku ingin suatu saat nanti.. kita dipertemukan disaat yang tepat, disaat kita benar – benar saling dipertemukan. Lanjutkan membaca ““Mujahidku””

Diposkan pada Citizens Jurnalism, Goresan Tangan, Kisah Penuh Hikmah

Kesaksian Sandrina Malakiano | Mantan Penyiar MetroTV Terkait Jilbab

(Muslimpress) – SEJAK memutuskan untuk berjilbab, sosok Sandrina Malakiano tak lagi membawakan berita, Ia menghilang. Metro TV tempat ia bekerja dikecam karena melarang Sandrina Malakiano mengenakan jilbab pada saat siaran, meskipun Sandrina sudah memperjuangkannya selama berbulan-bulan dengan mengajak jajaran pimpinan level atas Metro TV berdiskusi panjang. Larangan inilah, alasan Sandrina keluar dari Metro TV. Lanjutkan membaca “Kesaksian Sandrina Malakiano | Mantan Penyiar MetroTV Terkait Jilbab”

Diposkan pada Goresan Tangan, Renungan

Derita Rohingya


 Oleh : Henny (Ummu Ghiyas Faris)

Tragedi kemanusiaan yang terjadi di Rohingya Myanmar yang dilakukan secara sistematis oleh kaum Budha atas persetujuan pemerintahan setempat. Motif pembantaian versi pemerintahan Myanmar disebabkan muslim Rohingya bukan warga asli Myanmar sehingga dituding sebagai warga ilegal. Sehingga pemerintah Myanmar mengatakan solusi mengatasi konflik muslim-Budha adalah dengan “membuang” kaum muslim, seandainya ada negara ketiga yang menerima. Padahal sudah beberapa generasi muslim lahir dan berkontribusi di sana. Lanjutkan membaca “Derita Rohingya”

Diposkan pada Cerpen, Goresan Tangan

Cerpen: “Cahaya Cinta Zahra”

alt“Zahra…” lembut suara itu memanggil. Zahra tidak menghiraukannya. Namun, suara itu masih lagi memanggil namanya berkali-kali. Dirinya mula naik berang.

Dia berpaling. Di belakangnya sudah berdiri seseorang sambil tersenyum. “Kau nak apa, hah?” tanya Zahra agak kasar. Dia masih lagi tersenyum. Riaknya kelihatan tenang.

“Tidak ada apa. Cuma nak ucapkan tahniah sebab dapat straight A’s. Aku nak bagi ni je,” katanya sambil menghulurkan bungkusan yang agak besar beserta kad di atasnya. “Kenapa tiba-tiba kau nak bagi aku ni… You’ve lost your mind, right?…” Zahra bersuara.

Namun, orang tersebut terus tersenyum dan menggelengkan kepalanya. “Kau ambil sajalah… Jumpa kau lagi bila dah berjaya nanti,” balasnya seraya berlalu dari situ. Zahra terpinga-pinga dengan kelakuan orang itu. Memberinya sesuatu tanpa tujuan yang nyata. Sungguh pelik baginya.

******* Lanjutkan membaca “Cerpen: “Cahaya Cinta Zahra””

Diposkan pada Goresan Tangan, Kisah Penuh Hikmah

Surat As Syahid Sayyid Quthb Kepada Sang Bunda

Surat As Syahid Sayyid Quthb Kepada Sang BundaAs Syahid Sayyid Qutbh

Muslimahzone.com – Ibu adalah madrasah bagi anak-anaknya, karena ibu yang paling banyak memiliki waktu di rumah bersama dengan anak-anaknya. Pendidik yang hebat, insya Allah, akan menghasilkan anak didik yang hebat pula.

Jika seorang ibu ingin anaknya menjadi penghafal Al-Qur’an, biasakanlah memperdengarkan dan mencontohkan (membacanya) di hadapan anak sejak usia dini, bahkan sejak dalam masa kandungan pun bisa.

Semoga saja dengan kebiasaan baik kita sebagai orangtua, kebaikan tersebut akan menular kepada anak-anak kita, dengan izin Allah. Sebagaimana ibunda seorang Ulama Mujahid Sayyid Quthb rahimahullah yang dengan izin Allah telah berhasil mendidik anaknya menjadi seorang hafiz Qur’an dan ulama yang memiliki pemahaman tinggi akan ilmu Dien ini (Islam). Lanjutkan membaca “Surat As Syahid Sayyid Quthb Kepada Sang Bunda”

Diposkan pada Goresan Tangan, Renungan

Coretan Untuk Calon Isteriku

Untuk Bakal Isteriku..

Tangan ini mula menulis apa yang telah dikarangkan oleh hati ini di dalam kalbu. Aku mula tertanya-tanya adakah aku sudah seharusnya mula mencari sebahagian diriku yang hilang. Bukanlah niat ini disertai oleh nafsu tetapi atas keinginan seorang muslim mencari sebahagian agamanya. Acap kali aku mendengar bahawa ungkapan “kau tercipta untukku..“

Aku awalnya kurang mengerti apa sebenarnya erti kalimah ini kerana diselubungi jahiliyyah. Rahmat dan hidayah Allah yang diberikan kepada diriku, baru kini aku mengerti bahawa pada satu hari nanti, aku harus mengambil satu tangungjawab yang sememangnya diciptakan khas untuk diriku, iaitu dirimu. Aku mula mempersiapkan diri dari segi fizikal, spiritual dan juga intelektual untuk bertemu denganmu. Lanjutkan membaca “Coretan Untuk Calon Isteriku”

Diposkan pada Goresan Tangan, Smar Teen

Arrahmah.com, Kasih Sayang Bernuansa Perjuangan

Dalam masa ini ijikan diriku, sang fakir ilmu menarik makna. Dari sejumput kata “Arrahmah”. Itu bahasa Arab tentunya. Jika rumpun Melayu memaknai, maka ia sepadan arti dengan “rasa sayang”. Maka mengharubirulah hati ini saat mendengar tentang arrahmah.com. Sanubari menerawang, membayang-bayang. Pasti di sana sarat tetaburan kekata puitis. Juga bahasan yang tak jauh dari rasa sayang. Rasa cinta. Gambar-gambar yang tersaji pun pasti manis dipandang mata. Sarat warna merah muda. Lambang hati pun pasti ada dimana-mana. Ah, tak sanggup larut dalam keterpenasaran. Yuk kita kelanai dunia maya, klik www.arrahmah.com. Lanjutkan membaca “Arrahmah.com, Kasih Sayang Bernuansa Perjuangan”