Arsip Blog

Tere Liye Quotes (Bag. I)

tereliye“Bahwa hidup harus menerima, penerimaan yang indah. Bahwa hidup harus dimengerti, pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahamim pemahaman yang tulus.”  ― Tere Liye
“Ya Rabb, Engkaulah alasan semua kehidupan ini. Engkaulah penjelasan atas semua kehidupan ini. Perasaan itu datang dariMu. Semua perasaan itu juga akan kembali kepadaMu. Kami hanya menerima titipan. Dan semua itu ada sungguh karenaMu… Katakanlah wahai semua pencinta di dunia. Katakanlah ikrar cinta itu hanya karenaNya. Katakanlah semua kehidupan itu hanya karena Allah. Katakanlah semua getar-rasa itu hanya karena Allah. Dan semoga Allah yang Maha Mencinta, yang Menciptakan dunia dengan kasih-sayang mengajarkan kita tentang cinta sejati.
Iklan

Cintaku Seperti Ilmu Tajwid

roses flowerSaat pertama kali berjumpa denganmu, aku bagaikan berjumpa dengan saktah…

hanya bisa terpana dengan menahan nafas sebentar…

Aku di matamu mungkin bagaikan nun mati di antara idgham billaghunnah, terlihat, tapi dianggap tak ada… Read the rest of this entry

Pengorbanan Cinta Salman Al-Farisi radhiallahu ‘anhu

4Alangkah bahagianya bila kita dapat menikahi seseorang yang kita cintai. Namun, bagaimana bila seseorang yang kita cintai pada takdir yang ditetapkan-Nya harus menikah dengan orang lain atau bahkan sahabat kita sendiri. Hal ini bukan cerita dongeng, pengorbanan demikian pernah dialami oleh salah seorang sahabat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam, ia adalah Salman Al-Farisi radhiallahu ‘anhu. Cintanya harus dikorbankan untuk saudaranya yang ia cintai karena Allah.

*** Read the rest of this entry

Suami Penuh Cinta…

Suami Penuh Cinta…Apabila datang laki-laki (untuk meminang) yang kamu ridhoi agama dan akhlaknya maka nikahkanlah dia, dan bila tidak kamu lakukan akan terjadi fitnah di muka bumidan kerusakan yang besar. (HR. At Tirmidzi dan Ahmad).
Jalan hidup ini, menyadarkanku bahwa sebenarnya kita tengah menjalani takdir-Nya. Bahwa apa dan bagaimanapun rencana tersusun matang, semua tidak akan berlaku tanpa izin dan kehendak-Nya. Seperti yang terjadi padaku… Read the rest of this entry

Pilihan, Antara Cinta dan Iman

cinta

cinta

Hidup ini adalah pilihan. Dan setiap insan, harus memilih untuk hidup dalam kehidupan. Namun, dalam memilih, tidak semua insan itu berjaya meraih tentang apa yang dipilih. Tiba-tiba, pilihan tidak selari dengan apa yang dikehendaki. Persamaan, nun jauh pergi. Dahulunya rasa ya. Kini, rasa berbeza dengan apa yang kita rasa di awal kala.

Perubahan.

Agama Islam mendidik setiap insan supaya terus berharap pada-Nya dan terus berusaha. Berputus asa itu bukan jalan dan bukan caranya. Islam itu indah, malah ia mengindahkan kehidupan ini dengan sinar kasih sayang-Nya. Islam itu lebih indah, jika seseorang itu mewariskan hidupnya pada Maha Esa. Pasti dia tidak akan kecewa. Tidak sesekali.

Antara cinta dan iman

 ”Biasalah… cinta itu buta.” kata-kata.

“Ya cinta itu buta. Tetapi, ia tidak akan membutakan manusia yang memiliki iman.” suara kecil.

Antara cinta dan iman, mungkin mudah lidah kita berbicara soal iman. Namun, dari lubuk hati kita… kita menginginkan cinta. Hakikatnya, kita berdusta pada diri sendiri. Dan, kekadang kita tersepit. Antara keperluan dan kehendak diri, kita keliru. Di akhirnya pula, kita dihantui kebuntuan.

 Kelabu. Read the rest of this entry