Diposkan pada Akhlaq, Muslimah, Tak Berkategori

Wahai calon imamku Inilah Deskripsi Tentangku

18949507_144009762814011_8056793395240108032_nWahai Calon Imamku
Aku adalah wanita yang kelak kau miliki
Akupula wanita yang kelak akan kau rindukan bukan?

Dan aku juga wanita yang kelak akan berusaha menjadi istri yang mencari ridhomu
sebab surgaku kelak ada pada dirimu imamku

Kau tahu?
Aku adalah wanita yang kelak engkau kasihi
Akupula wanita yang kelak akan engkau tuntun dan kau muliakan Lanjutkan membaca “Wahai calon imamku Inilah Deskripsi Tentangku”

Diposkan pada Akhlaq, Muhasabah, Tak Berkategori

Melebihkannya Tidak Membuat Kita Menjadi Fakir

18033892_633036950221078_7790476738137506470_nTadi pagi, diantara beceknya pasar tradisional, aku mengantri untuk dilayani, di tukang ikan.

“Mahal amat, kurangi deh, ikan kayak gini, udah nggak segar,”tawar ibu berambut hasil rebonding itu.

“25ribu itu udah pas Bu, karna udah siang, kalo pagi, nggak kurang dari 30ribu,”jawab ibu penjual ikan. Lanjutkan membaca “Melebihkannya Tidak Membuat Kita Menjadi Fakir”

Diposkan pada Muslimah, Nasihat, Tak Berkategori, Tanya Jawab, Ustad Menjawab

Syarat Wanita Bekerja dan Berkarir

Wanita KarirApakah boleh wanita bekerja (menjadi wanita karir) sehingga sering berada di luar rumah?

Yang Lebih Baik Bagi Wanita

Sebelum pertanyaan di atas dijawab, perlu dipahami bahwa sebaik-baik tempat bagi wanita adalah di rumahnya. Inilah yang dipuji dalam berbagai ayat.

وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى

Dan tinggallah kalian di dalam rumah-rumah kalian dan janganlah kalian berdandan sebagaimana dandan ala jahiliah terdahulu.” (QS Al Ahzab: 33). Lanjutkan membaca “Syarat Wanita Bekerja dan Berkarir”

Diposkan pada Muslimah, Tak Berkategori

7 Hal Penting yang Belum Diketahui Wanita Muslimah Mengenai Berhias Diri

nur-aisyah-humairah-budak-comelAda beberapa point penting yang belum diketahui oleh wanita muslimah, bahkan sebagiannya ada yang dilanggar. Berikut hal-hal penting tersebut.

1- Hendaklah setiap wanita memperhatikan “sunnah fitrah” (perintah yang menunjukkan kebersihan diri) seperti memendekkan kuku, menghilangkan bulu ketiak, dan bulu kemaluan. Lanjutkan membaca “7 Hal Penting yang Belum Diketahui Wanita Muslimah Mengenai Berhias Diri”

Diposkan pada Akhlaq, Al Islam

Memaafkannya, Mungkinkah?

Jika salah, mintalah maaf. Jika ada yang buat salah pada kita, terimalah permintaan maafnya.

Mudah Raih Rumah Di Surga

Dari Abu Umamah Al-Bahili radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَنَا زَعِيمٌ بِبَيْتٍ فِى رَبَضِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْمِرَاءَ وَإِنْ كَانَ مُحِقًّا وَبِبَيْتٍ فِى وَسَطِ الْجَنَّةِ لِمَنْ تَرَكَ الْكَذِبَ وَإِنْ كَانَ مَازِحًا وَبِبَيْتٍ فِى أَعْلَى الْجَنَّةِ لِمَنْ حَسَّنَ خُلُقَهُ

Aku memberikan jaminan rumah di pinggiran surga bagi orang yang meninggalkan perdebatan walaupun dia orang yang benar. Aku memberikan jaminan rumah di tengah surga bagi orang yang meninggalkan kedustaan walaupun dalam bentuk candaan. Aku memberikan jaminan rumah di surga yang tinggi bagi orang yang bagus akhlaknya.” (HR. Abu Daud, no. 4800. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan) Lanjutkan membaca “Memaafkannya, Mungkinkah?”

Diposkan pada Motivasi, Nasihat, Tsaqofah

Belajar Tawakal Dari Seekor Burung

burungIbadah yang difahami kebanyakan daripada kita ialah ibadah yang berbentuk zahir, seperti Solat, Zakat, Haji, Membaca Al-Quran.

Tetapi, ramai yang terlepas pandang tentang ibadah hati.

Apakah ibadah hati itu?

Ia adalah perintah Allah yang disebutkan di dalam Al-Quran, tetapi perlaksanaannya tidak nampak pada pandangan mata manusia.

Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.”

– Ali Imran: 159

Lanjutkan membaca “Belajar Tawakal Dari Seekor Burung”

Diposkan pada Al Islam, Iman, Motivasi

4 Tingkatan Sikap Ketika Menghadapi Cobaan

Kali ini penulis akan bawakan tingkatan sikap manusia ketika menghadapi cobaan atau dalam menerima takdir Allah.

1. Marah

Tingkatan yang pertama adalah marah dengan takdir yang Allah berikan. Boleh jadi ia marah dalam hatinya dengan bergumam, boleh jadi ia ucapkan dengan lisannya. Orang yang marah dengan takdir Allah, maka ia dikhawatirkan terjerumus dalam perbuatan kesyirikan dengan sebab ia mencela takdir. Dan marah kepada takdir pada hakikatnya marah kepada Allah. Lanjutkan membaca “4 Tingkatan Sikap Ketika Menghadapi Cobaan”

Diposkan pada Muslimah, Nasihat

Kecantikan Sejati

Kecantikan Sejati

Dikirim: Ummu Yusuf Wikayatu Diny
Muroja’ah: Ust Aris Munandar

Adalah kebahagiaan seorang laki-laki ketika Allah menganugrahkannya seorang istri yang apabila ia memandangnya, ia merasa semakin sayang. Kepenatan selama di luar rumah terkikis ketika memandang wajah istri yang tercinta. Kesenangan di luar tak menjadikan suami merasa jengah di rumah. Sebab surga ada di rumahnya; Baiti Jannati (rumahku surgaku).

Lanjutkan membaca “Kecantikan Sejati”

Diposkan pada Motivasi

Hadapi, Bukan Hindari

SETIAP manusia tentu akan menemui tantangan kehidupan. Semuanya menghadapi ujian kehidupan. Baik itu yang terasa nikmat maupun yang terasa pedih. Yang terasa nikmat itu salah satunya harta berlebih, dan yang terasa pedih itu salah satunya kekurangan materi.

Ketika tantangan kehidupan itu datang melanda, banyak orang yang terlena dan bahkan menderita. Itu semua terjadi akibat dirinya sendiri yang menjalankan tantangan tersebut. Banyak dari mereka yang tak sanggup untuk melewatinya, hingga memutuskan untuk menghindari tantangan tersebut. Lanjutkan membaca “Hadapi, Bukan Hindari”

Diposkan pada Al Islam, Motivasi

Ketika Harus Melepaskan Cinta.. Apakah Hikmah Disebaliknya?

MelepaskanHidup ini selalu berputar, tak selamanya kita berada dibawah dengan semua kepedihan dan tak selamanya kita diatas dengan segala kesenangan. ALLAH Maha Adil..

Hanya Dia yang Tahu mana yang terbaik untuk hamba Nya..

“Boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak. ( Al-Baqarah 216 )”

Lanjutkan membaca “Ketika Harus Melepaskan Cinta.. Apakah Hikmah Disebaliknya?”