Diposkan pada Al Islam, Dakwah

Yang Shahih Ta’lim Dulu atau Ta’lim Sambil Berdakwah?

muslimah-dakwahApakah generasi para shahabat melakukan tarbiyyah dan tashfiyyah dulu sampai mencapai derajat ulama, baru kemudian berdakwah dan berjihad, ataukah mereka melakukan tarbiyyah dan tashfiyyah sambil langsung berdakwah dan berjihad?

Ikhwah wa akhawat fiLLAH rahimakumuLLAH,

Salah satu klaim yang disampaikan oleh sebagian orang yang terlalu bersemangat dan selalu ‘asbed’ (asal beda) dengan kelompok-kelompok dakwah yang lain, adalah bahwa generasi Salaf itu melakukan tarbiyyah & tashfiyyah dulu, barulah setelah mereka berilmu maka barulah mereka boleh berjihad atau melakukan amal-amal politik, jadi -menurut mereka- kelompok yang sekarang sibuk tarbiyyah sambil berpolitik itu dicap sebagai mukhalifus-sunnah (berbeda dengan sunnah).. Lanjutkan membaca “Yang Shahih Ta’lim Dulu atau Ta’lim Sambil Berdakwah?”

Diposkan pada Akhlaq

Membuang Sifat Dengki Dan Dendam

dendam

Dendam dalam bahasa Arab di sebut hiqid, ialah “Mengandungi permusuhan didalam batin dan menanti-nanti waktu yang terbaik untuk melepaskan dendamnya, menunggu kesempatan yang tepat untuk membalas sakit hati dengan mencelakakan orang yang di dendami“.

Berbahagialah orang yang berlapang dada, berjiwa besar dan pemaaf.

Tidak ada sesuatu  yang menyenangkan dan menyegarkan pandangan mata seseorang, kecuali hidup dengan hati yang bersih dan jiwa yang sihat, bebas dari rasa kebingungan dan bebas dari rasa dendam yang sentiasa menggoda manusia. Lanjutkan membaca “Membuang Sifat Dengki Dan Dendam”

Diposkan pada Akhlaq

Dendam. Apabila Kita Dimalukan, Dicaci Dan Difitnah

dendam

Rambut yang tercabut daripada akar menimbulkan rasa sakit. Tangan yang tergores ataupun kaki yang terhantuk pada batu juga menyebabakan rasa sakit.

Perut yang ditendang, muka yang ditampar, terkena tusukan ataupun pukulan jaga goresan pedang pasti memunculkan rasa sakit. Rasa sakit itu tidak diajar melalui proses pendidikan dan pembelajaran.

Rasa sakit itu bersifat semula jadi dan fitrah. Lanjutkan membaca “Dendam. Apabila Kita Dimalukan, Dicaci Dan Difitnah”

Diposkan pada Al Islam, Muslimah, Tarbiyah

Sebab Mekarmu Hanya Sekali: “Hijrah..”

940913_423186741113432_1861922550_nHijrah secara sederhana bermakna pindah. Berpindah dari suatu tempat yang lama menuju tempat baru. Berpindah dari lingkungan yang buruk kepada lingkungan yang lebih baik. Atau berpindah dari kondisi jahiliyah menuju jiwa yang terang benderang. Putriku, ketika semua cara telah kau lakukan dan ternyata semua itu masih belum menunjukkan sebuah hasil yang diharapkan, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah memberikan sebuah teladan untuk melakukan prosesi hijrah. Lanjutkan membaca “Sebab Mekarmu Hanya Sekali: “Hijrah..””

Diposkan pada Al Islam, Motivasi, Muhasabah, Muslimah, Nasihat, Tarbiyah

Sebab Mekarmu Hanya Sekali: “Sabar dan Istiqomah”

1_784549069lAkhirnya, puncak dari segala upaya dan ikhtiar adalah terus bersabar dan berusaha istiqamah. Aku sangat paham bahwa saat ini di sekelilingmu telah mengepung segala kemaksiatan yang seringkali tak mampu kau hindari. Bangkubangku sekolah dan kampus, fasilitas umum dan sarana transportasi, bahkan sampai di sudut-sudut ruang perkantoran serta pabrik, telah dipenuhi oleh budaya percampuran bebas yang telah berlangsung semenjak lama. Praktek ikhtilath di tengah-tengah masyarakat memang telah menjadi sebuah kebiasaan yang dipandang wajar. Lanjutkan membaca “Sebab Mekarmu Hanya Sekali: “Sabar dan Istiqomah””

Diposkan pada Akhlaq, Al Islam, Muslimah

Sebab Mekarmu Hanya Sekali: “HIJAB”

HijabPutriku, pernahkah terlintas dalam benakmu bahwa sesungguhnya kau diciptakan dengan fitrah yang sangat mempesona? Pernahkah kau sadari betapa keberadaanmu di muka bumi ini adalah juga sebagai fitnah bagi kehidupan dan orang-orang yang tak mengerti? Maka ingatlah selalu pada sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

مَا تَرَكْتُ بَعْدِيْ فِتْنَةً أَضَرُّ عَلَى الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ.

“Setelah meninggal dunia, aku tidak meninggalkan fitnah (ujian) yang lebih berbahaya bagi kaum lelaki daripada masalah wanita.” (HR. al-Bukhari, no. 4808 dan Muslim, no. 2740, 2741) Lanjutkan membaca “Sebab Mekarmu Hanya Sekali: “HIJAB””

Diposkan pada Akhlaq, Al Islam, Dakwah, Goresan Tangan, Motivasi, Muhasabah, Nasihat, Renungan, Tarbiyah

Tere Liye Quotes (Bag. I)

tereliye“Bahwa hidup harus menerima, penerimaan yang indah. Bahwa hidup harus dimengerti, pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahamim pemahaman yang tulus.”  ― Tere Liye
“Ya Rabb, Engkaulah alasan semua kehidupan ini. Engkaulah penjelasan atas semua kehidupan ini. Perasaan itu datang dariMu. Semua perasaan itu juga akan kembali kepadaMu. Kami hanya menerima titipan. Dan semua itu ada sungguh karenaMu… Katakanlah wahai semua pencinta di dunia. Katakanlah ikrar cinta itu hanya karenaNya. Katakanlah semua kehidupan itu hanya karena Allah. Katakanlah semua getar-rasa itu hanya karena Allah. Dan semoga Allah yang Maha Mencinta, yang Menciptakan dunia dengan kasih-sayang mengajarkan kita tentang cinta sejati.
Diposkan pada Indonesia, Islamic News, Kabar Terkini

Alhamdulillah, MUI Pusat Terbitkan Buku tentang Kesesatan Syiah

Qulil haqqa wa lau kaana murran, “Kakatakanlah kebenaran itu walaupun pahit”.

Sebagian umat Islam awam masih terpedaya oleh ucapan beberapa tokoh Syi’ah yang menyusup ditubuh MUI (Majelis Ulama Indonesia), sehingga banyak dari mereka yang meyakini ajaran yang didirikan oleh Abdullah bin Saba’ itu adalah bagian dari Islam

Setelah terombang-ambing lama umat Islam Indonesia akhirnya mendapat keterangan resmi dari MUI Pusat tentang ajaran Syi’ah yang sudah mulai tumbuh subur dibeberapa daerah. Lanjutkan membaca “Alhamdulillah, MUI Pusat Terbitkan Buku tentang Kesesatan Syiah”

Diposkan pada Smar Teen

Binatang Kecil yang Gigih!

Semut, ya… semut…
Binatang kecil yang hidup bergotong-royong dengan sesamanya, binatang yang senantiasa mencari jalan keluar bila jalannya terdapat rintangan, dan binatang yang selalu berusaha mencari makan untuk hidupnya. Sesungguhnya dari kehidupan binatang kecil itu terdapat pelajaran yang sangat berarti bagi manusia. Kesabaran, keteguhan hati, ketekunan dari seekor semut itu dapat kita ambil dan kita terapkan di kehidupan kita. Kata-kata ini tidaklah berlebihan, karena sejatinya semut selalu berjuang untuk mencapai tujuannya, berkali-kali semut jatuh untuk memanjat dinding ataupun pohon, berkali-kali pula semut itu berjuang untuk mencapai puncak tujuannya. Lanjutkan membaca “Binatang Kecil yang Gigih!”