Tersenyumlah Untuk Hidup

Tersenyumlah

Tersenyumlah

Meskipun setebal mana mendung melitupi langit, namun sinar mentari tak pernah kehilangan cahayanya. Ia sentiasa menghadirkan sinarnya.

Ia sentiasa tegar tanpa kehilangan jati dirinya sebagai sumber penerang di hari ini. Ia tak pernah menunda bersinar hingga esok, meskipun ia dapati mendung menghalang keindahan sinarnya.

Setiap tumbuhan kembali terjaga dari tidurnya. Kembang-kembang kembali bermekaran ceria menyambut harinya. Burung-burung terbang dan berkicau dengan merdunya.

Semua hadir tanpa rasa sedih, gelisah, dan amarah. Semua ceria untuk menjelang setiap detik anugerah-Nya.

Sudahkah kita berniat bahawa hari ini akan kita hiasi dengan senyuman ceria dan kebahagiaan?

Sudahkah kita bertekad untuk mengharungi hari ini dengan rasa optimis dan semangat hidup yang akan tularkan?

Dan sudahkah kita menjadikan bersangka baik  sebagai modal bagi kita untuk meneruskan perjalanan ini?

Begitu sia-sia rasanya perjalanan hidup jika setiap detik tidak pernah kita hargai dan syukuri. Begitu siksanya perjalanan hidup jika setiap ujian yang menerpanya kita hadapi dengan kemarahan dan wajah yang muram.

Kesedihan tidak akan mengembalikan segala yang hilang, kembali semula.

Tangisan penyesalan akan terasa hampa tanpa kesungguhan usaha untuk bangkit dari kelalaian diri. Setiap nasihat hanya akan menjadi penghias belaka jika sedikitpun tidak diniatkan untuk diikuti. Semua usaha akan terasa sia-sia jika sedikitpun tak berserah diri kepada-Nya.

Tersenyumlah

Tersenyumlah atas anugerah hidup hari ini. Bersyukur dan bersangka baiklah bahawa Dia masih memberikan kesempatan untuk kita kembali.

Sebut setiap asma-Nya dengan penuh kerendahan hati. Besarkan Dia dalam setiap detik perjalanan ini. Jangan engkau gantikan keceriaan diri dengan kesuraman hati yang engkau nampakkan pada wajah yang bermuram durja.

Saudaraku,

Berbahagialah hari ini. Berbahagialah untuk setiap kebahagiaan yang engkau rasakan di hati. Tidak perlu kau ukur dengan besar atau kecilnya nilai berbahagia itu.

Berbahagialah walau sekadar berwajah ceria dan sepatah kata dan salam.

Tetaplah berbahagia dan tersenyum dalam rangka mensyukuri segala anugerah-Nya hari ini.

Tetaplah berbahagia dan tersenyum seperti mentari yang tidak menunda kehadirannya meskipun mendung menyelimuti indah sinarnya hari ini.

Tersenyumlah

Tersenyumlah

Tersenyumlah wahai sahabat.. :)

Source: http://www.akuislam.com

Iklan

Posted on 22 Juli 2013, in Renungan and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: