Diposkan pada Kisah Penuh Hikmah

Si Buta Meraba Matahari

Sebuah kisah seorang anak kecil yang semenjak lahir buta kedua – dua belah mata. Dia  tidak tahu sama sekali bentuk matahari, biasanya dia hanya mendengar orang lain berkata,” Matahari, matahari !”. Oleh sebab itu dia bertanya kepada orang lain bagaimana bentuk matahari itu.

Pada suatu hari, si  buta kecil itu bertemu dengan seseorang, lalu dia bertanya pada orang ini, “Bolehkah kau jelaskan padaku bagaimana bentuk matahari itu?

Lalu orang ini berkata,“Bentuk matahari seperti bola, tetapi besar !” dan orang itu memukul-mukul bola, dan berkata, ” Dug..dug..dug..seperti inilah bentuk matahari “. Setelah mendengar bunyi itu, si buta kecil mengingati baik-baik dalam hati. Sambil berfikir dan berkata, ” Oh, rupanya matahari seperti ini ya..”

Beberapa waktu kemudian, ketika si buta kecil berjalan-jalan dia mendengar  bunyi, ” Dug..dug..dug…”

Dia berteriak gembira, ” Matahariku sudah datang, aku mendengar suaranya.”

Pada suatu yang lain,  si buta kecil bertemu dengan orang lain pula. Orang ini berkata,” Matahari itu mempunyai sinar nak, seperti lilin.” Dan orang ini mengambil sebatang lilin dan menyuruh dia merabanya. Si buta itu mengingatinya baik-baik bentuk matahari ini, di dalam hatinya berkata, ” Rupanya demikian bentuk matahari ini ya.”

Pada suatu hari, ada seseorang memberinya Sosej, setelah si buta kecil meraba sosej ini. Dia terfikir.” Bukankah ini matahari ?

Dengan gembira dia berteriak, ” Horeeee…aku sudah mendapatkan matahari, matahari sudah berada di tanganku !”

Sebenarnya matahari dengan bola, matahari dengan lilin, Perbezaannya terlalu besar, tetapi bagi si buta kecil ini hanya membuat kesimpulan berdasarkan penjelasan yang serba sedikit dari orang lain, akhirnya tidak dapat mengetahui dengan jelas perbezaan besar matahari dengan benda lain. Begitu juga dengan Orang yang hanya mendengar sedikit penjelasan dari orang lain  dan mempercayainya, menganggap diri sendiri sudah bijak dan mengetahui seluruhnya. Orang tersebut perlu di kasihani.

Jika kita ingin mengetahui sebuah kebenaran, Kita harus cermat dan mencari asal sesuatu perkara. Dengan sedemikian baru kita dapat memutuskan perkara tersebut dengan tepat dan boleh dipercayai

Source: Aku Islam

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s