Bersemangatlah! Karena Anak Muda Kudu Tahan Ujian

Oleh Burhan Sodiq S.S

Lelaki kecil itu menatap langit. Ia mencari dirinya di antara mendung yang menggelayut. Pikirannya kusut. Nilai raportnya sangat buruk. Ia bingung harus berbuat apa. Kini ia benar-benar hancur. Ia bahkan tidak berani lagi untuk memiliki cita-cita.

Teman, apakah kamu pernah merasakan seperti itu. Hancur berkeping-keping menghadapi fakta hidup yang pilu. Atau merasa habis karena apa yang kamu usahakan kandas di tengah jalan tanpa menyisakan hasil maksimal. Pergilah sudah segala asa yang pernah membumbung tinggi di angkasa. Berganti dengan keterpurukan yang tidak berkesudahan.

“Ya sudahlah…” itulah mungkin pesan yang pernah kamu dengar. Tapi apakah sedangkal itu kita akan menghadapi hidup ini. Hidup ini butuh keringat, kesungguhan dan juga air mata. Butuh ini butuh energy untuk berlari dan melesat lebih baik lagi.

Bila kini kamu jatuh, maka sadarlah bahwa jatuhmu adalah awal untuk mendewasakan hidup. Bila kamu merasa ditinggalkan, ingatlah bahwa itu belum seberapa dibandingkan ujian hidup yang sebenarnya. Kamu punya Allah yang lebih besar dari masalah-masalahmu.

Kamu tidak butuh pelarian, tidak pula butuh pelampiasan. Kamu hanya butuh kembali kepada Allah. Menikmati setiap kebersamaan dengannya dan kemudian merasa nyaman saat beribadah kepadanya. Usiamu yang cukup muda tidak akan menghalangi keinginan kamu untuk menjadi dewasa.

Saat jatuh kamu tidak membutuhkan uluran tangan menuju kemaksiatan. Atas nama membalas dendam atas nasib yang menimpamu. Kamu juga tidak perlu memaki-maki siapa saja yang kamu anggap bertanggung jawab terhadap hidupmu, karena sangat tidak perlu. Kamu juga tidak perlu menganggap Allah tidak adil atasmu, karena telah mengambil orang orang yang kamu sayang. Kamu hanya perlu lebih bersyukur atas nikmat yang kamu capai. Jangan sampai kamu larut dalam kesedihan yang menyengsarakan.

Muda Itu Tahan Cobaan

Hidup ini adalah pembuktian kata kata. Kalau kamu saat ini sedih, terluka dan terbuang, maka itu adalah awal dari proses perbaikan. Berdirilah tegap menghadapi masalah yang menimpamu. Jangan pernah merasa sendiri dan ditinggalkan. Karena Allah tidak akan meninggalkan kamu sendirian.

Hadapi dengan semangat hidup yang baik. Pelajari setiap pengalaman hidup yang kamu alami. Jadikanlah itu sebagai cara terbaik untuk bersikap positif. Karena jalan ini memang masih panjang. Usia kamu masih sangat muda, tak seharusnya mudah putus asa. Bijaksana dalam bersikap adalah sebuah pilihan yang baik. Daripada berpikiran pendek dan mendahulukan nafsu dan ego pribadi di berbagai kesempatan.

Lihatlah anak anak muda seperti Musa muda yang sangat tabah dalam hidupnya. Kecil dihanyutkan di sungai dan akhirnya menjadi keluarga istana. Hingga akhirnya dia harus berdakwah dan berjuang demi membela agamaNya. Lihatlah si kecil Muhammad SAW yang dengan gigih mengobarkan semangat perjuangan untuk tegaknya Islam.

Gantilah kesedihanmu dengan kebahagiaan dari Rabbmu. Dengan rasa syukur kepada Allah atas nikmat yang luar biasa. Rejeki yang tiada terkira. Jangan hanya dianggap rejeki Cuma berupa uang. Teman, sahabat, keluarga adalah rejeki yang tiada terkira besarnya. Syukurilah itu semua, maka kita akan menjadi remaja yang lebih bahagia dari sebelumnya.

Jangan kecut, jangan ciut, darah muda harus bangkit dari kesedihan. Karena malam tidak akan selamanya malam. Pasti ada pagi dengan mentari yang bersinar terang…

 

 

 

Iklan

Posted on 7 Agustus 2012, in Motivasi, Smar Teen and tagged , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: