Diposkan pada Al Islam, Tsaqofah

Yang Merugi Saat Ramadhan Pergi

Oleh: Badrul Tamam

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah atas segala nikmat-Nya. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah, keluarga dan para sahabatnya.

Ramadhan telah menemani kita sebulan penuh. Tiba saatnya dia pergi. Kita pun harus rela berpisah dengannya. Padahal, di bulan itu banyak kebaikan, rahmat, dan keberkahan yang ditawarkan. Di dalamnya, hamba Allah yang beriman, memiliki kesempatan besar mengejar ketertinggalan pahala pada hari-hari sebelumnya. Ia pun bisa mengubur dosa-dosa dan kesalahannya di hari-hari lalu. Bahkan, ada Lailatul Qadar, di mana satu malam lebih mulia dari seribu bulan. Amal kebaikan di dalamnya nilainya lebih baik daripada amal serupa dikerjakan selama seribu bulan yang tak ada Lailatul Qadar di dalamnya. Subhanallah, anugerah besar bagi kaum mukminin. Namun, ternyata tak semua orang Islam bisa menyukurinya. Juga tak semua bisa sabar menahan diri dari kesibukannya terhadap dunia dan aktifitas dosa-dosa, guna mengisinya dengan meningkatkan ibadah, shaum, shalat, tilawah, sedekah dan lainnya. Sehingga saat Ramadhan pergi ia menjadi manusia yang merugi. Kenapa bisa? Karena ia tak mampu memetik pahala dan memanen ganjaran yang berlimpah. Bahkan kesalahan-kesalahannya tak juga dihapuskan, sedangkan dosa-dosanya belum jua diampuni. Lanjutkan membaca “Yang Merugi Saat Ramadhan Pergi”

Diposkan pada Indonesia, Kabar Terkini

Hari Raya Idul Fitri 1433 Hijriyah, Jatuh Pada Ahad 19 Agustus

Jakarta (voa-islam.com) Sangat besar kemungkinan Idul Fitri 1433 Hijriiyah akan jatuh pada hari Ahad, bertepatan dengan 19 Agustus 2012. Karena, hasil ru’yat yang berlangsung di Cakung, Jakarta Timur, berkesimpulan bulan masih di bawah ufuk, dan belum terlihat, sehingga di isti’malkan (disempurnakan) menjadi 30 hari puasa.

Maka, tahun ini kemungkinan lebaran bareng tahun ini antara Muhammadiyah dengan Nahdlatul Ulama terlaksana. Pengurus Pusat Muhammadiyah sudah lebih dulu menetapkan 1 Syawal jatuh pada Ahad (19/8), dan peluang NU bakal merayakan lebaran bersama Muhammadiyah terbuka lantaran almanak NU tertera 1 Syawal 1433 Hijriyah jatuh pada tanggal yang sama, Ahad. Lanjutkan membaca “Hari Raya Idul Fitri 1433 Hijriyah, Jatuh Pada Ahad 19 Agustus”

Diposkan pada Opini

Engkong Bilang, Biar Ape Mau Dikate?

Di kampung Pedurenan lagi rame. Bukan ape-ape. Masalahnye engkong punya “gadis” yang baru gede, dan keliatan cantik, legit. Banyak perjake kesengsem. Semuanya ngeliatin si “gadis” yang lagi numbuh gede. Kembang mawar pedurenan yang arum baunye.

Sampe-sampe si engkong, empunya gadis, puyeng tujuh keliling. Kepada siape jodoh si “ijah” yang  cantik itu, bakal diberikan? Tetapi, saking begitu banyaknye, yang milih, si engkong, menimbang-nimbang, akhirnye tinggal dua bocah yang hati engkong resep, yang ntar bakal dijodohin ame si “ijah”Lanjutkan membaca “Engkong Bilang, Biar Ape Mau Dikate?”

Diposkan pada Opini

Catatan Relawan Suriah Terhadap Derita Muslim Rohingya

Di sini, nun jauh dari tanah air, kami memantau perkembangan berita muslim Rohingya. Alhamdulillah, berangsur ada kemajuan. Perhatian dunia mulai dapat menekan pemerintah junta militer untuk berkompromi terhadap nasib saudara kita, etnis Muslim Rohingya. Hati saya terkesiap sesak setiap disebut nama Rohingnya. Sungguh, kalaulah bukan karena persiapan Hilal Ahmar Society Indonesia (HASI) lebih matang untuk misi Suriah, saya pun ingin membaur dengan teman-teman ACT dan lainnya untuk turut menyisingkan lengan membantu muslimin Rohingya. Apalagi sebelum ditunjuk oleh dr. Mashur untuk memimpin tim Suriah ini, saya mendapat email dari kawan saya sesama relawan Asia Caravan to Gaza dari Malaysia, mengajak berangkat ke Myanmar dengan kapal ala Freedom Flotilla. Lanjutkan membaca “Catatan Relawan Suriah Terhadap Derita Muslim Rohingya”

Diposkan pada Al Islam, Aqidah

Pesan Untuk Pemudik: Jadikan Takwa Sebagai Bekal Utama!

Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada baginda Rasulillah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, keluarga dan para sahabatnya.

Jauhnya jarak yang ditempuh pemudik, pastinya dia harus mempersiapkan bekal selama perjalanan. Dari yang berkaitan dengan kendaraan yang dicek sedemikian rupa sampai makanan, minuman, dan pakaian yang harus dikenakan. Namun, di antara bekal-bekal tadi ada satu bekal yang tidak kalah penting. Bahkan, lebih penting dari yang lainnya.  Yaitu bekal takwa. Lanjutkan membaca “Pesan Untuk Pemudik: Jadikan Takwa Sebagai Bekal Utama!”

Diposkan pada Smar Teen

Kenapa Cewek Kudu Sholihah?

 

Kebanyakan cewek pasti pada pernah dengar nasehat atau doa dari ortu ataupun ustadz, untuk jadi cewek yang sholihah. Tapi pernah nggak kita mikir, kenapa ya yang diharapkan dari kita, rata- rata semuanya begitu. Semoga yang dibawah ini bisa jadi sedikit jawaban buat kita,

Alasan pertama, karena cewek itu istimewa dan indah. Karena itulah, jangan jadi tersangka dari pengrusak hidup kamu sendiri. Asal tahu aja, kebebasan yang banyak di koar- koarkan buat cewek itu sebenarnya dan ternyata cuman omong kosong. Kebebasan itu mereka artikan nggak lebih dengan bebas tanpa ada aturan yang mengikat. Padahal nyatanya, hidup memang kudu pake aturan, friend.Kebebasan nggak lebih cuma sekedar topeng yang ada tanggal kadaluarsanya. Saat topeng itu kebuka, yang ada bukan lagi hal- hal yang menyenangkan kita, namun justru merendahkan kita serendah-rendahnya. Nggak percaya? perhatikan aja berapa banyak cewek yang jadi korban pelecehan yang kemudian masa depannya suram gara- gara diawalnya mereka menuntut kebebasan dalam bergaul, berpakaian, dll. So, indahkan dan istimewakan diri kamu dengan menjadi wanita sholihah yang berarti juga pandai menghargai diri sendiri.  Lanjutkan membaca “Kenapa Cewek Kudu Sholihah?”

Diposkan pada Opini

BID’AH ITU MAHAL…SAYANG (BAG. 3 – BONGKAR!…TARIF USTADZ SELEB/DA’I KONDANG)

Tema pembahasan kali ini seputar tarif ustadz Seleb atau Da’i Kondang. Banyak fenomena yang terjadi di masyarakat kita ini berhubungan dengan mahalnya tarif seorang da’i kondang, walaupun ini menyangkut individu namun kondisi seperti ini membuat nama atau gelar seorang ustadz tercemar atau terbawa akibatnya. Hal ini sangat jarang dibahas oleh sebagian orang karena masih terkesan aib, namun jika hal ini selalu ditutup-tutupi maka akan membawa dampak yang tidak baik juga untuk kita semua. Sudah banyak sejarah menceritakan tentang kisah-kisah teladan dari orang-orang shalih terdahulu, khususnya para Salafush Shalih ketika mereka berdakwah tanpa membutuhkan upah atau tarif yang mahal, bahkan sangat banyak dari mereka yang tidak mau dibayar atau ikhlas demi mencari Wajah Allah.

Maka itu, pada kesempatan kali ini, akan ana nukil beberapa komentar dari saudara-saudara kita mengenai mahalnya tarif untuk seorang Da’i Kondang atau Ustadz Seleb, yang membuktikan bahwa segala sesuatu yang jauh dari Sunnah (alias Bid’ah) maka mahal harganya. Berikut sebagian komentar-komentar mereka:

– Ustadz Selebritis Mematok Tarif Rp.30Juta/15 Menit.
Komentar ust. Ahmad Sarwat, “Ramadhan kemarin ada panitia ceramah yang ngaku terus terang ke saya bahwa seharusnya yang diundang bukan saya, tapi ustadz X. Tapi gagal gak jadi diundang lantaran pihak manager gak mau turun lagi TARIF-nya dari angka 30 juta untuk ceramah 15 menit menjelang buka puasa. Akhirnya yang diundang saya yang bisa dikasih “syukron” doang,” terangnya.
(Sumber: http://www.fimadani.com/ahmad-sarwat-ustadz-selebritis-mematok-tarif-rp-30-juta-per-15-menit/) Lanjutkan membaca “BID’AH ITU MAHAL…SAYANG (BAG. 3 – BONGKAR!…TARIF USTADZ SELEB/DA’I KONDANG)”

Diposkan pada Opini

BID’AH ITU MAHAL…SAYANG (BAG. 2 – MENGUNGKAP BISNIS PROYEK MAULID NABI)

 

Topik pembahasan kali ini adalah seputar anggaran Maulid Nabi.

Seseorang (Bapak Taufiq – klender, jakarta) bercerita ketika disodorkan kepadanya sebuah proposal Maulid Nabi, berikut sebagian isi proposal atau anggarannya:

Anggaran Proposal Maulid 1433H
1. Sewa tenda dan kursi Rp. 3.000.000,-
2. Akomodasi dan Konsumsi Rp. 5.000.000,-
3. Uang saku Habib Rp. 30.000.000,-
4. Uang keamanan Rp. 5.000.000,-
5. Lain-lain tidak terduga Rp. 6.000.000,-
Total Anggaran Rp. 49.000.000,- Lanjutkan membaca “BID’AH ITU MAHAL…SAYANG (BAG. 2 – MENGUNGKAP BISNIS PROYEK MAULID NABI)”

Diposkan pada Opini

BID’AH ITU MAHAL…SAYANG… (BAG.1 -INSYA ALLAH-)

Dahulu kebanyakan para penduduk pribumi daerah ini (daerah Bojonggede dan sekitarnya) adalah orang yang kaya hartanya. Mereka memiliki tanah yang sangat luas, bisa ribuan meter luasnya, bahkan banyak yang hektaran. Namun seiring berjalannya waktu, mereka banyak yang kehilangan hartanya, hingga mereka menjadi miskin dan memiliki harta yang sedikit, bahkan mereka sudah banyak yang tidak memiliki tanah lagi walaupun mereka adalah orang pribumi. Kemana perginya harta mereka?

Hilangnya harta mereka lantaran mereka menjual tanahnya. Jika tanah yang mereka jual diperuntukkan untuk biaya pergi haji mereka, maka itu adalah suatu kebaikan untuk mereka, dan hitungan tersebut tidak seberapa jika dibandingkan dengan harta yang mereka miliki, karena tidak akan merugikan mereka dan tidak akan membuat mereka miskin, insya Allah. Lanjutkan membaca “BID’AH ITU MAHAL…SAYANG… (BAG.1 -INSYA ALLAH-)”

Diposkan pada Aqidah, Nasihat

Ternyata Ritual Tahlilan 7hari,10,40,dan Seterusnya Bukan Dari Ajaran Agama Islam, Tapi Dari Agama Hindu

Bismillah

Sudah kita ketahui bersama bahwa sering kita lihat bahkan sering kita lakukan suatu ibadah dalam islam yaitu Tahlilan atau kirim doa atau Fatihah ke orang tua atau keluarga yg telah meninggal dunia.

Apakah kita sudah memeriksa atau meneliti asal muasal tahlilan tersebut?
Karena kita dalam beribadah harus mengikuti Ajaran yg telah dicontohkan oleh Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasalam apabila tidak dicontohkan makan amal tersebut tidak diterima Lanjutkan membaca “Ternyata Ritual Tahlilan 7hari,10,40,dan Seterusnya Bukan Dari Ajaran Agama Islam, Tapi Dari Agama Hindu”