Monthly Archives: Agustus 2012

Yang Merugi Saat Ramadhan Pergi

Oleh: Badrul Tamam

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah atas segala nikmat-Nya. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah, keluarga dan para sahabatnya.

Ramadhan telah menemani kita sebulan penuh. Tiba saatnya dia pergi. Kita pun harus rela berpisah dengannya. Padahal, di bulan itu banyak kebaikan, rahmat, dan keberkahan yang ditawarkan. Di dalamnya, hamba Allah yang beriman, memiliki kesempatan besar mengejar ketertinggalan pahala pada hari-hari sebelumnya. Ia pun bisa mengubur dosa-dosa dan kesalahannya di hari-hari lalu. Bahkan, ada Lailatul Qadar, di mana satu malam lebih mulia dari seribu bulan. Amal kebaikan di dalamnya nilainya lebih baik daripada amal serupa dikerjakan selama seribu bulan yang tak ada Lailatul Qadar di dalamnya. Subhanallah, anugerah besar bagi kaum mukminin. Namun, ternyata tak semua orang Islam bisa menyukurinya. Juga tak semua bisa sabar menahan diri dari kesibukannya terhadap dunia dan aktifitas dosa-dosa, guna mengisinya dengan meningkatkan ibadah, shaum, shalat, tilawah, sedekah dan lainnya. Sehingga saat Ramadhan pergi ia menjadi manusia yang merugi. Kenapa bisa? Karena ia tak mampu memetik pahala dan memanen ganjaran yang berlimpah. Bahkan kesalahan-kesalahannya tak juga dihapuskan, sedangkan dosa-dosanya belum jua diampuni. Read the rest of this entry

Iklan

Hari Raya Idul Fitri 1433 Hijriyah, Jatuh Pada Ahad 19 Agustus

Jakarta (voa-islam.com) Sangat besar kemungkinan Idul Fitri 1433 Hijriiyah akan jatuh pada hari Ahad, bertepatan dengan 19 Agustus 2012. Karena, hasil ru’yat yang berlangsung di Cakung, Jakarta Timur, berkesimpulan bulan masih di bawah ufuk, dan belum terlihat, sehingga di isti’malkan (disempurnakan) menjadi 30 hari puasa.

Maka, tahun ini kemungkinan lebaran bareng tahun ini antara Muhammadiyah dengan Nahdlatul Ulama terlaksana. Pengurus Pusat Muhammadiyah sudah lebih dulu menetapkan 1 Syawal jatuh pada Ahad (19/8), dan peluang NU bakal merayakan lebaran bersama Muhammadiyah terbuka lantaran almanak NU tertera 1 Syawal 1433 Hijriyah jatuh pada tanggal yang sama, Ahad. Read the rest of this entry

Engkong Bilang, Biar Ape Mau Dikate?

Di kampung Pedurenan lagi rame. Bukan ape-ape. Masalahnye engkong punya “gadis” yang baru gede, dan keliatan cantik, legit. Banyak perjake kesengsem. Semuanya ngeliatin si “gadis” yang lagi numbuh gede. Kembang mawar pedurenan yang arum baunye.

Sampe-sampe si engkong, empunya gadis, puyeng tujuh keliling. Kepada siape jodoh si “ijah” yang  cantik itu, bakal diberikan? Tetapi, saking begitu banyaknye, yang milih, si engkong, menimbang-nimbang, akhirnye tinggal dua bocah yang hati engkong resep, yang ntar bakal dijodohin ame si “ijah”Read the rest of this entry

Catatan Relawan Suriah Terhadap Derita Muslim Rohingya

Di sini, nun jauh dari tanah air, kami memantau perkembangan berita muslim Rohingya. Alhamdulillah, berangsur ada kemajuan. Perhatian dunia mulai dapat menekan pemerintah junta militer untuk berkompromi terhadap nasib saudara kita, etnis Muslim Rohingya. Hati saya terkesiap sesak setiap disebut nama Rohingnya. Sungguh, kalaulah bukan karena persiapan Hilal Ahmar Society Indonesia (HASI) lebih matang untuk misi Suriah, saya pun ingin membaur dengan teman-teman ACT dan lainnya untuk turut menyisingkan lengan membantu muslimin Rohingya. Apalagi sebelum ditunjuk oleh dr. Mashur untuk memimpin tim Suriah ini, saya mendapat email dari kawan saya sesama relawan Asia Caravan to Gaza dari Malaysia, mengajak berangkat ke Myanmar dengan kapal ala Freedom Flotilla. Read the rest of this entry

Pesan Untuk Pemudik: Jadikan Takwa Sebagai Bekal Utama!

Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada baginda Rasulillah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, keluarga dan para sahabatnya.

Jauhnya jarak yang ditempuh pemudik, pastinya dia harus mempersiapkan bekal selama perjalanan. Dari yang berkaitan dengan kendaraan yang dicek sedemikian rupa sampai makanan, minuman, dan pakaian yang harus dikenakan. Namun, di antara bekal-bekal tadi ada satu bekal yang tidak kalah penting. Bahkan, lebih penting dari yang lainnya.  Yaitu bekal takwa. Read the rest of this entry