Diposkan pada Opini

Bersabarlah! Wahai Para Pejuang dan Penegak Islam

Berapa lama harus menanggung penderitaan? Di tahan, dipenjara, disiksa, dibunuh, dan diusir. Dihancurkan kehidupannya. Dihancurkan keluarganya. Semuanya mereka menghadapi dengan sabar.

Sepertinya tidak lagi memiliki harapan. Sepertinya pupus segala cita-cita perjuangannya. Tapi, mereka tidak pernah melepaskan cita-citanya. Sampai para penguasa zalim itu pergi.

Para penguasa zalim tidak pernah henti-henti berbuat zalim. Menangkap, memenjarakan, menganiaya, menyiksa, membunuh, menggantung, mengusir mereka, dan menghancurkan  para pejuang  penegak agama Allah. Lanjutkan membaca “Bersabarlah! Wahai Para Pejuang dan Penegak Islam”

Diposkan pada Smar Teen

Buat Kamu Para Generasi Online

Sebagian besar manusia di dunia ini, mungkin nggak asing kalau dengar istilah “online”. Yeah, kegiatan yang melibatkan dunia maya ini terasa asyik banget terutama buat kamu- kamu para remaja. Seakan tiada hari tanpa online, bahkan kegiatan yang satu ini sudah seperti wajibnya kita makan dan atau melakukan kegiatan rutin harian lainnya.

Maka nggak berlebihan jika remaja saat ini, udah pasti bisa dibilang sebagai bagian dari “generasi online”. Memang sih, nggak ada yang salah dengan kegiatan menyenangkan satu itu, tapi melihat kenyataan yang banyak terjadi sekarang ini, sangat disayangkan bahwa karena mereka terlalu “rajin” online, kegiatan yang harusnya bisa dilakukan, dan sifatnya nggak bisa ditawar- tawar jadi amburadul nggak karuan.   Lanjutkan membaca “Buat Kamu Para Generasi Online”

Diposkan pada Kisah Penuh Hikmah

Kisah Wanita Mempersembahkan Suami dan Anaknya Menjadi Syuhada’

Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada sayyidil anam, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, keluarga dan para sahabatnya.

Abu Qudamah al-Syami adalah seorang laki-laki yang Allah tanamkan kecintaan kepada jihad di jalan-Nya. Beberapa peperangan melawan Romawi telah ia ikuti. Keberanian dan kemahirannya dalam berperang tidaklah diragukan lagi.

Pada suatu hari Abu Qudamah duduk di masjid Rasulillah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menceritakan sebagian kisah perangnya. Orang-orang yang duduk di majelisnya memintanya untuk menceritakan kisah paling menakjubkan yang pernah ia jumpai di medan jihad. Kemudian mulailah ia menceritakan kisah paling menyentuh dan menakjubkan yang pernah ia temui. Lanjutkan membaca “Kisah Wanita Mempersembahkan Suami dan Anaknya Menjadi Syuhada’”