Monthly Archives: Maret 2012

Benarkah PKS Membela Rakyat?

Benarkah PKS membela rakyat? Karena Presiden PKS Luthfie Hasan Ishak menyatakan sikap pembelaannya terhadap rakyat. Tidak berpihak kepada penguasa. Berkaitan dengan kebijakan pemerintah tentang kenaikan BBM, yang akan diputuskan di paripurna DPR, hari Jum’at ini. Sikap konsistensi PKS masih harus diuji. Karena PKS selama dua periode pemerintahan Presiden  SBY, PKS menjadi mitra koalisi pemerintah.

Di iklan avetorial yang dimuat dihalaman dua harian Republika 28 Maret 2012, Presiden  PKS Luthfie Hasan Ishak, menyatakan, “Jika opsi yang dipilih pada  akhirnya hanya menyangsarakan rakyat, PKS akan berdiri bersama rakyat”, tegasnya. Ditambahkannya, “Jika pada akhirnya pemerintah dan para menteri yang pro akan kenaikan harga BBM itu bersikukuh menaikkan harga, PKS terpaksa akan berseberangan. PKS lebih memilih berdiri bersama penderitaan rakyat, dan merasakan jeritan hati rakyat yang makin menderita oleh berbagai impitan kehidupan yang kian sulit”, tambahnya. Read the rest of this entry

Iklan

No GALAU Biar GAUL..! Nih Rumusnya…!!

“Tanpamu aku galau!” gitu deh kira-kira salah satu bunyi iklan operator selular.

Iklan tersebut kemudian diikuti oleh operator lain, kemudian sekarang jadi tren yang sering kita dengar. Pokoknya kalau udah cemas bakal nemu kondisi yang nggak sesuai dengan harapan… jadi galau deh!

Btw, sebenarnya galau itu apaan sih, Sob? Kalau ngulik kamus bahasa Indonesia sih katanya arti galau itu kacau nggak karuan, Sob. Read the rest of this entry

Ketika ummat Islam dibantai Syi’ah

  • Ketika Ummat Islam di Suriah dibantai rezim syi’ah, dan ketika Ummat Islam di Iran dibantai dan mengalami perlakuan diskriminatif oleh para penguasa syi’ah, saat itu pula di Indonesia misionaris syi’ah leluasa menjajakan paham sesatnya di radio, surat kabar, televisi, hingga ke perguruan tinggi Islam seperti UIN dan IAIN.
  • Kalangan syi’ah itu tidak perlu menunggu jadi mayoritas lebih dulu untuk menjadi penguasa di suatu kawasan, karena dalam posisi sebagai minoritas pun mereka bisa merebut kekuasaan dari tangan kaum Sunni (Ahlus Sunnah wal Jama’ah). Salah satu sebabnya, mereka ditopang kekuatan negara-negara kafir yang memusuhi Islam. Read the rest of this entry

Menghina Saudara Bukanlah Akhlaq Seorang Muslim

Rasulullah saw bersabda :

بِحَسْبِ امْرِئٍ مِنَ الشَّرِّ أَنْ يَحْقِرَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ (رواه مسلم )

“Adalah sebuah keburukan yang nyata, apabila seorang muslim menghina saudaranya.” (HR. Muslim)

Penggalan hadits Rasulullah saw ini berisi larangan keras bagi seorang muslim untuk menghina saudara muslim lainnya, dengan jalan apapun ia merendahkannya dan karena sebab apapun. Menghina adalah memicingkan mata dan meremehkan seseorang, orang yang hina adalah yang kecil tak bermakna, baik dilihat dari sisi fisik maupun maknanya, dengan ini kita bisa membedakan antara kritik yang disyariatkan apabila ada alasan yang mendasarinya dengan penghinaan yang tidak disyariatkan sekalipun ada alasan dan situasi yang mendukungnya. Read the rest of this entry

Fauzi Baadila: Gue Gak Butuh Diajari Orang-orang JIL. Iye Nggak??

JAKARTA (VoA-Islam) – Tak banyak artis seperti Fauzi Baadila yang punya nyali untuk tampil ke hadapan publik seraya menyatakan sikap perlawannya terhadap pemikiran Jaringan Islam Liberal (JIL). Ketika di jumpai VoA-Islam dalam Apel Siapa Umat Islam Indonesia Damai Tanpa Liberalisme di Bunderan HI, Jakarta,  Jum’at (9/2) Oji — begitu ia akrab disapa – memuntahkan kekesalannya pada makhluk bedebah bernama JIL.

Ketika ditanya, kok mau ikut komunitas #Indonesia Tanpa JIL? Oji dengan bersemangat menegaskan, kita komunitas Indonesia Tanpa JIL adalah gerakan yang murni, independen, tidak ditunggangi oleh siapa pun, baik oleh partai politik atau ormas manapun. “Kita bergerak atas nama nurani, menolak dari segala kotoran-kotoran hasil pemikiran orang-orang JIL,” kata Oji dengan bahasa gaol, khas anak Jakarta. Read the rest of this entry