GAUL . . . !

Bismillah..

Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh..

” Kuper ya kamu,sok agamis tapi gak pernah gaul “

“  Katanya islmai,pake kerudung,tapi gandengan tangan sama pacarnya,mau gaul tapi kebablasan “

” Tu cewek mentang-mentang pake krudung ,kok sok eksklusif banget ya,gaul nya cuma sama temen-temennya yang pake krudung doank,mana mau cewek kayak kita di jadiin temen “

Kata-kata di atas sering sekali anda maupun saya,dalam kata-kata yang sama atau pun dengan pembendaharaan kata-kata yang lain.

Masyarakat kita sering kali menyimpulkan apa yang terlihat,lalu di generalisirkan. Hanya sedikit yang berbuat,lantas di simpulkan bahwa semuanya sama.

Seorang muslimah yang memakai jilbab akhirnya terkena imbas para wanita yang memakai kerudung gaul,kerudung yang dilitkan keleher atau tak menutup dada terus memakai pakaian ketat agar terlihat bahwa mereka juga bisa gaul.Padahal gaul yang melanggar syariat pun tentu tak di benarkan.

Sedangkan para wanita yang memakai pakaian longgar dan berjilbab panjang akhirnya terkena imbas dari para muslimag gaul yang bertentangan dengan syariat. Samapai ada yang mengatakan kalo semua perempuan itu sama aja,pakai jilbab lebar buat menutupi aib..Naudzubillah..

Wanita yang memakai jilbab syari memang bukan manusia sempurna atau lepas dari kesalahan,tapi tentu mereka tetap ingin menjaga syariat terlepas dari apapun yang mereka perbuat.

Tak lepas dari para muslimah,kadang kala kita menemukan muslimah tapi pendiem. Sering kali masyarakat pada umumnya mengatakan dia” kuper”.

Padahal tidak selalu yang gaul itu yang pinter ngomong,yang cerewet,yang temennya banyak. Tapi bagaimana kita menyikapi pergaulan yang tidak menyimpang dari ajaran islam.

Dia pendiam atau dia cerewet asalkan itu baik baginya dan bagi agamanya tentu itu lah yang terbaik. Muslimah pendiam tidak selamanya akan jadi pendiam,ketika ada kemungkaran di depannya,itu lah waktunya dia akan bergerak melangkah tak kenal takut.

Dan tipe gaul yang terakhir adalah pergaulan eksklusif. Sering kali muslimah satu dengan muslimah yang lain merasa mereka di jauhi. Pemikiran muslimah eksklusif  seperti ini yang harus kita hilangkan,entah itu dengan alasan apapun.

Pemikiran muslimah berjilbab hanya mau berteman dengan muslimah berjilbab saja tentu tidak di benarkan,karna mereka pun senantiasa membuka lebar-lebar pergaulan mereka dengan siapaun asalkan yang di ajak bergaul sama-sama ingin menegakkan kebenaran dan menghilangkan kemungkaran.

Begitupun dengan para muslimah yang merasa dirinya tersisih kan,kita semua adalah muslimah,pun kata rosulullah.muslim itu bagaikan satu tubuh. Otomatis antara bagian tubuh yang lain saling membantu. Jangan pernah berpikiran bahwa dia hanya mau bergaul dengan dia,dan tak mungkin mau bergaul dengan ku. Tentu tidak sahabat.

Bukalah hati kita dalam bergaul dengan siapapun,tapi jangan jadikan pergaulan kita menjadi ajang maksiat,apalagi ajang bergunjing

Jangan lah kita terlena akan kesombongan kita karna temen kita di mana-mana sehingga ada saudara kita yang merasa tersisihkan keberadaanya. Rangkullah semuanya agar bisa menegakkan panji Islami bersama-sama.

Gaul bukan di lihat dari berapa orang yang mau menjadi temen kita,berapa banyak orang memuji kita,berapa banyak orang yang menyukai kita.

Tapi gaul yang bisa menjadikan kita lebih baik dari sebelumnya,gaul yang bisa menjaga diri kita dari kemaksiaan,dan gaul untuk mengajak saudara-saudara kita dalam kebaikan untuk menggapai ridho Allah Azza Wa Jalla.

Mari bergaul dengan cara islami.

Wallahu’alam bi Showwab.

__________________________________

Source: http://www.bukanmuslimahbiasa.com

Iklan

Posted on 21 Agustus 2011, in Akhlaq, Al Islam, Nasihat and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: