Mencari Lailatul Qadar Pada Sepuluh Malam Yang Terakhir

 Antara kelebihan besar bulan Ramadhan ialah di dalamnya terdapat lalilatul-Qadar atau malam al-Qadar (kemuliaan) yang dinyatakan keistimewaannya secara khusus oleh Allah dalam surah al-Qadr

Cukuplah saban tahun kita mengorbankan 10 Malam Terakhir Ramadhan dengan persiapan Hari Raya, berlepak-lepak, dan bermain mercun bagi kanak-kanak. Cubalah kita persiapkan awal-awal lagi persiapan raya itu agar kita dapat menumpukan perhatian pada 10 Malam Terakhir Ramadhan tahun 2011 ini. Apasalahnya kan?

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur’an) pada malam al-Qadar (kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam al-Qadar itu? Malam al-Qadar itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar”. (al-Qadr: 1-5)

Dalam surah ini kita melihat kelebihan malam al-Qadar iaitu;

Ia merupakan malam penurunan al-Quran. Menurut Ibnu ‘Abbas; penurunan yang dimaksudkan ialah penurunan al-Quran secara sekaligus dari Luh Mahfudz ke Baitil-‘Izzah yang terdapat di langit dunia/pertama. Setelah itu barulah diturunkan berperingkat-peringkat kepada Rasulullah s.a.w. selama 23 tahun.Beramal pada malam al-Qadar lebih baik dari beramal selama seribu bulan (iaitu 83 tahun 4 bulan) yang tidak terdapat di dalamnya malam al-Qadar.Pada malam itu, Jibril dan juga para malaikat turun ke langit dunia atau ke bumi dengan membawa kebaikan dan keberkatan yang ditetapkan Allah untuk tahun tersebut hingga datang malam al-Qadar berikutnya. Menurut Imam Ibnu Kathir; “Banyaknya malaikat yang turun pada malam al-Qadar adalah kerana banyaknya keberkatan malam tersebut. Para malaikat turun bersama turunnya berkat dan rahmat sebagaimana mereka turun tatkala mendengar bacaan al-Quran, mereka melingkungi halaqah-halaqah zikir dan mereka membentangkan sayap-sayap mereka kepada orang yang keluar mencari ilmu untuk membesarkannya”.Malam al-Qadar itu penuh dengan kesejahteraan hingga terbit fajar, yakni; pada malam tersebut Allah tidak mentakdirkan melainkan perkara-perkara yang baik, selamat dan sejahtera. Ada ulama’ berpendapat; pada malam al-Qadar itu para malaikat yang turun akan mengucap salam kepada sekelian orang beriman yang mereka temui sama ada lelaki atau perempuan.

Source: http://www.iluvislam.com

Iklan

Posted on 16 Agustus 2011, in Al Islam, Ibadah, Ramadhan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: