Arti Kata Ta’aruf

secara bahasa adalah memperkenalkan atau perkenalan. kata tersebut dipakai dalam dunia islam untuk meminang seorang perempuan lajang(gadis) melalui orang lain yang sejenis, atau untuk melihat seberapa sempurnanya gadis yang nanti akan dilamar.

Di zaman Nabi Muhammad S.A.W sekitar tahun 610 Masehi, istilah Ta’aruf ini trend dikalangan sahabat, karena dalam penerapan hukum syara’ (hukum Islam), haram (dilarang) bagi kaum laki-laki yang bukan muhrim untuk melihat wajah perempuan apalgi memegangnya.

Istilah ini diterapkan untuk menjaga harkat & derajat perempuan, yang dimasa itu pada hampir semua kaum laki-laki menganggap perempuan sama dengan budak belian (dilecehkan).

Jadi Ta’aruf adalah mengenali perempuan (calon istri) dengan mengutus kaum hawa untuk memperjelas status perempuan tersebut.

Di abad 21 ini sulit sekali, kalau kita cermati, istilah Ta’aruf diabadikan, apalagi trend kaum kapitalis yang jelas-jelas membawa misi istilah “pacaran” hingga pergaulan bebas.

ta’aruf akan terpenuhi kalau kaum muslimin menyadari akan arti takwa kepada ALLAH SWT dan Rosul Nya.

Ta’aruf yang berkembang pada jaman sekarang menjurus kepada pelecehan hak kaum hawa cenderung memanfaatkan kesempatan bahwa perempuan sebagai objek pelampiasan nafsu seksual, ironis memang kalau melihat secara lebih jelas apa yang sudah terjadi.

Mendalami betapa pentingnya apa yang dikategorikan “Ta’aruf”, umat islam/makhluk berakal untuk lebih condong kepada kesejahteraan berbagai kalangan tanpa pengecualian, lebih jelasnya Ta’aruf sebagai media untuk martabat yang lebih mulia.

Alloh SWT memerintahkan kepada umatNya khususnya kaum muslimin senantiasa bertaqwa dengan melaksanakan Ta’aruf bukan sebagai simbol melainkan sebagai ideologi untuk menempuh legalitas pernikahan.

…”Ya ma’syarosy-syabaab man itsa-tho’a min kumul ba-ats pal yatajawaz“…

(kata diatas ditulis dari kitab Tanwirul Qulub karya Syekh Amin Al-kurdiy, Bagdad Negri Iraq).

Arti dari kalimat diatas : “Hai kaum laki-laki apabila engkau mampu membina rumah tangga segeralah nikah”.

Tujuan dari Ta’aruf (mengenal kaum hawa) adalah lebih ke arah memiliki perempuan seutuhnya, bahkan di dalam Surat An-nisa kaum hawa di ibaratkan harta yang harus dikelola bermanfaat dan mensejahterakan keluarga. Menyikapi kalimat yang diatas tersebut sudah barang tentu kaum hawa mendapatkan kemuliaan dari sang pencipta Alloh SWT yang diperintahkan kepada Nabi Muhammad SAW untuk memuliakan kaum hawa. Rosululloh Muhammad SAW mewasiatkan ke[ada umatnya agar meniggikan derajat kaum perempuan khususnya Ibu kandung bukan sekedar menghormati melainkan kita harus memuliakannya.

1400 tahun lamanya emansipasi kaum hawa di angkat kepermukaan oleh seorang utusan yaitu Nabi Muhammad SAW yang pada waktu gelarnya beliau kaum perempuan hanya sebagai pemuas nafsu bahkan dikala itu orang lebih hina apabila mempunyai anak perempuan namun dengan datangnya ISLAM kaum hawa lebih dimuliakan derajatnya sampai beliau menghembuskan nafas terakhir mewasiatkan agar kaum hawa di muliakan dan dijaga.

Pola Ta’aruf nabi Muhammad SAW bersabda yang artinya: “Persuntinglah perempuan dengan 4 (empat) kriteria, yaitu : Cantik, Kaya, Baik keturunan (Nasab) dan Pandai Agama (ISLAM)”.

Dasar inilah kenapa Ta’aruf dikalangan umat ISLAM perlu dilakukan untuk menghindari ketimpangan dalam rumah tangga yang salah-salah patah ditengah jalan setidaknya kaum Adamiy lebih memfokuskan kenal perempuan untuk Ibadah karena perintahan dari sang Kholiq bukan hanya pemuas nafsu belaka atau perempuan sebagai objek biologis.

Source: Catatan Facebook Kharin Rienn

About these ads

One comment on “Arti Kata Ta’aruf

  1. Ping-balik: Taaruf | Sebuah Perspektif Sederhana

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s